Ammar Zoni Terjerat Narkoba
Ammar Zoni Mati Kutu di Ruang Sidang, Gagal Buktikan Pemerasan Aparat
Suasana sidang sempat memanas saat Jaksa mencecar Ammar Zoni terkait bukti percakapan singkat (WhatsApp) yang diklaim berisi upaya pemerasan aparat.
Di balik peliknya proses hukum, Dokter Kamelia selaku kekasih Ammar tak lagi mampu membendung rasa sesaknya.
Usai sidang, ia terlihat menangis sesenggukan di area basemen pengadilan. Kamelia mengaku sudah berada di titik nadir karena harus mengurus seluruh keperluan hukum Ammar sendirian, tanpa bantuan dari adik-adik Ammar, Aditya maupun Panji Zoni.
Kamelia kecewa karena Ammar melakukan tindakan yang melanggar kesepakatan pribadi di antara mereka, meski ia enggan merinci apa kesepakatan tersebut.
"Jujur saya lelah, sudah capek mengurusi masalah Ammar ini sendirian. Saya kecewa karena Bang Ammar sudah melakukan hal di luar kesepakatan kami," ungkap Kamelia sambil menyeka air mata.
Kamelia menegaskan bahwa selama ini Ammar seolah tak berdaya menghadapi kasusnya tanpa bantuannya. Namun, sikap Ammar yang dianggap tak konsisten membuatnya merasa perjuangannya selama ini sia-sia.
Meski diliputi amarah dan kekecewaan, Kamelia menyatakan akan tetap mendampingi Ammar hingga vonis dijatuhkan, sebagai bentuk tanggung jawab moral terakhirnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ammar-Zoni-2-26022026.jpg)