Iran Vs Amerika Memanas
Selebgram Tresnany Moonlight di Dubai, Suara Ledakan Bikin Melek Sampai Subuh
Tresnany menjelaskan, pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, ada banyak rudal Iran menyerang Dubai, Uni Emirat Arab.
Kendati demikian, ia bersyukur masih bisa menyantap sahur hari ini.
"Dapat sms lagi dari system sini insya Allah aman. Sahur dulu pakai Indomie soto dan cabe rawit," tulis Tresnany.
Tresnany menjelaskan, pada Sabtu malam waktu setempat, ada 137 roket dari Iran yang terdeteksi di langit UEA, namun sudah ditepis.
Selain itu, terdapat 209 drone, di mana 195 di antaranya telah dihancurkan dan sisanya, 14 drone, jatuh ke laut.
"Pantes dari tadi dengar suara ledakan," tulis Tresnany.
"Aku enggak bisa tidur sampai jam 6 pagi soalnya daritadi suara pesawat lewat lewat di langi," kabarnya lagi.
Selain itu, selama masa mencekam tersebut, berdasarkan arahan pemerintah setempat, Tresnany menyebut warga diminta untuk menjauhi jendela saat berada di dalam kamar.
Ia pun tak menampik merasa sangat resah dan khawatir, bahkan tidak bisa tidur hingga pagi hari.
Bahkan, pada hari ini kembali terdengar ledakan di Dubai.
"Masalahnya kasurku aja di samping jendela gede, aku gak bisa tidur sampai jam 6 pagi. Terus kebangun jam 10 kareha denger suara ledakan lagi. Tapi suaranya agak jauh," ungkapnya.
Terbaru ia mengunggah pada sekitar pukul 10.00 waktu setempat masih terdengar ledakan di area Dubai.
"Tuh suaranya tuh kaya petir petir gitu ledakannya," jelasnya.
Sebagai informasi, serangan Iran di sejumlah negara yang menyasar fasilitas militer AS merupakan tindakan balasan.
Sebab, sebelumnya AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Teheran yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu (28/2/2026).
(Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Burj-Khalifa-Gedung-Pencakar-Langit-Tertinggi-di-Dubai-Uni-Emirat-Arab.jpg)