Sabtu, 30 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Tembak dan Hancurkan Jet Tempur Siluman F-35 AS, Disebut untuk Pertama Kalinya

IRGC berhasil tembak jatuh dan hancurkan Pesawat Jet Tempur Siluman F-35 milik AS, Jumat (3/4/2026).

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Iran menyatakan berhasil menghancurkan jet tempur siluman F-35 Lightning II milik AS di wilayah udara Iran tengah, dengan puing-puing dilaporkan ditemukan dan kecil kemungkinan pilot selamat.
  • Militer Iran memperingatkan akan melancarkan serangan yang lebih besar dan merusak terhadap AS dan Israel, serta menegaskan kemampuan militernya masih kuat meski ada klaim pelemahan dari pihak lawan.
  • Ketegangan meningkat sejak serangan gabungan AS–Israel pada Februari 2026.

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, mengumumkan bahwa Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah menembak jatuh jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat (AS).

Pesawat jet tempur siluman tersebut beroperasi di atas Iran tengah, dan gambar puing-puing yang hancur beredar di media pada Jumat (3/4/2026).

"Karena ledakan hebat saat benturan dan kecelakaan, kecil kemungkinan pilot dapat melontarkan diri," kata Zolfaghari, mengutip Al Mayadeen, Jumat (3/4/2026).

Hancurnya F-35 menandai setidaknya serangan kedua yang berhasil dilancarkan Iran terhadap pesawat tempur siluman generasi ke-5 tersebut.

Diketahui pada 19 Maret 2026 lalu, F-35 pertama kali dihantam oleh pertahanan udara Iran, yang juga merupakan kali pertama platform pesawat tempur siluman generasi kelima dihantam, mengutip Al Mayadeen, Jumat (3/4/2026).

Dan tanggal 3 April 2026 ini menandai pertama kalinya jet tempur F-35 terkena dan ditembak jatuh di wilayah udara Iran.

Puing-puing F-35 beredar dibagikan oleh lembaga penyiaran milik negara Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB).

Dari gambar yang beredar menunjukkan bagian dari sirip ekor vertikal F-35 dengan sebagian cetakan Angkatan Udara AS di Eropa di antara puing-puing yang dikumpulkan di dekat lokasi kecelakaan.

Iran Mengancam Keras

Militer Iran mengancam akan meluncurkan serangan yang lebih kuat, lebih luas, dan lebih merusak terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Peringatan itu datang beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim dalam Iran saat ini memiliki sangat sedikit peluncur rudal yang tersisa.

Trump juga menyatakan bahwa kemampuan Iran untuk meluncurkan rudal dan drone telah dibatasi.

Ia menambahkan bahwa perang diperkirakan akan berlanjut selama dua hingga tiga minggu lagi.

Trump juga mengklaim konflik itu mendekati akhir.

Sebagai tanggapan, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengatakan penilaian AS dan Israel terhadap kekuatan militer Iran adalah salah besar.

“Seperti yang kami katakan, kami mengumumkan kepada musuh Zionis-Amerika bahwa informasi Anda tentang kekuatan dan peralatan militer kami tidak lengkap," ujar juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Kamis (2/4/2026)

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved