Ammar Zoni Terjerat Narkoba
Ammar Zoni Peringatkan Pihak Luar untuk Tak Ikut Bicara soal Kasus Narkoba yang Menjeratnya
Ammar Zoni melalui kuasa hukumnya, beri peringatan kepada pihak luar untuk tak ikut bicara mengenai kasus narkoba yang menjeratnya.
Ringkasan Berita:
- Aktor Ammar Zoni masih menjalani sidang kasus dugaan peredaran narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
- Melalui kuasa hukumnya, Ammar Zoni meminta pihak luar tidak lagi mengomentari kasusnya.
- Ia ingin proses hukum berjalan tenang menjelang tahap tuntutan dan pleidoi.
TRIBUNNEWS.COM - Aktor Ammar Zoni sampai saat ini masih menghadapi proses hukum atas kasus dugaan peredaran narkoba di dalam penjara.
Kasus tersebut diketahui tengah bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Ammar Zoni dan lima terdakwa lainnya sebelumnya dituding ikut terlibat dalam peredaran narkoba.
Kasus tersebut mencuat saat Ammar masih menjalani masa tahanan atas kasus narkoba yang ketiga kalinya di Rutan Salemba, Jakarta.
Kini sidang kasus sudah mau sampai ke tahap penuntutan, Ammar Zoni peringatkan pihak luar untuk tak lagi bicara mengenai kasusnya.
Yang diperbolehkan bicara yakni hanya pihak keluarga dan pengara Ammar.
Hal ini diungkap oleh kuasa hukum Ammar, Jon Mathias.
"Karena ke depannya sudah menyangkut dalam keputusan penuntutan dan pleidoi, nah Ammar tidak mau lagi ada semacam ya komentar-komentar yang tidak disukai Ammar gitu," ungkap Jon, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (6/3/2026).
Disinggung kekasih Ammar, Dokter Kamelia yang turut dilarang berbicara, Jon beri penjelasan.
Sebagai pengacara, Jon mengaku hanya menyampaikan permintaan dari Ammar.
"Kalau itu ya pasti media mensikapi aja."
Baca juga: Ammar Zoni Banyak Doa dan Tahajud di Tahanan, Siapkan Mental Hadapi Tuntutan Jaksa
"Ini kan kami sebagai pihaknya Ammar menyampaikan aja," kata Jon.
Menurut Jon, keinginan dari Ammar ini agar proses hukum yang masih bergulir ini bisa berjalan kondusif tanpa ada campur tangan dari pihak lain.
"Ya untuk menjaga hubungan yang kondusif juga dengan para penegak hukum."
"Kita kan lagi cari suasana yang tenang, apalagi bulan puasa ini ya kita berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang membangun opini tentang perkara ini."