Profil Leonid Radvinsky, Bos OnlyFans yang Meninggal karena Kanker di Usia 43 Tahun
Berdasarkan data terbaru dari Forbes, kekayaan bersih Radvinsky diestimasi mencapai 4,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 74 triliun.
Ringkasan Berita:
- Leonid Radvinsky, bos OnlyFans, meninggal di usia 43 tahun. Pihak keluarga minta privasi di masa sulit ini
- Di bawah kepemimpinan Radvinsky, OnlyFans mengalami ledakan popularitas, terutama selama pandemi COVID-19. Pada tahun 2024, OnlyFans melaporkan pendapatan sebesar 1,4 miliar dolar AS
- Di luar bisnis konten dewasa, Radvinsky dikenal sebagai investor modal ventura dan filantropi
TRIBUNNEWS.COM - Leonid Radvinsky, pemilik saham mayoritas sekaligus sosok kunci di balik kesuksesan platform OnlyFans, dilaporkan meninggal dunia pada Maret 2026.
Pengusaha keturunan Ukraina-Amerika tersebut mengembuskan napas terakhir dengan tenang pada usia 43 tahun setelah perjuangan panjang melawan penyakit kanker.
"Kami sangat berduka mengumumkan kepergian Leo Radvinsky. Leo berpulang dengan damai setelah pertempuran panjang melawan kanker," ujar juru bicara OnlyFans dalam pernyataan resminya dikutip NBC news.
Pihak keluarga juga telah meminta privasi di masa sulit ini.
Jejak Karier hingga jumlah kekayaan
Lahir di Odesa, Ukraina, Radvinsky pindah ke Amerika Serikat saat masih anak-anak dan menetap di Chicago.
Ketertarikannya pada dunia bisnis digital dimulai sejak ia menempuh pendidikan ekonomi di Northwestern University. Pada akhir 1990-an, ia mendirikan Cybertania, sebuah bisnis referensi situs web yang menyediakan tautan konten dewasa.
Baca juga: Profil Bonnie Blue Bintang OnlyFans yang Ditangkap di Bali, Pernah Kencani 1.057 Pria dalam 12 Jam
Langkah terbesarnya terjadi pada tahun 2018 ketika ia mengakuisisi Fenix International Limited, perusahaan induk OnlyFans, dari pendirinya, Tim Stokely.
Di bawah kepemimpinan Radvinsky, OnlyFans mengalami ledakan popularitas, terutama selama pandemi COVID-19.
Platform ini bertransformasi dari situs rintisan menjadi sumber pendapatan utama bagi jutaan kreator konten di seluruh dunia, dengan valuasi perusahaan yang diperkirakan mencapai 5,5 miliar dolar AS.
Meskipun memiliki platform yang sangat terbuka, Radvinsky dikenal sebagai pribadi yang sangat tertutup dan jarang memberikan wawancara.
Berdasarkan data terbaru dari Forbes, kekayaan bersih Radvinsky diestimasi mencapai 4,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 74 triliun.
Sumber kekayaannya sebagian besar berasal dari dividen OnlyFans yang sangat masif.
Antara tahun 2021 hingga awal 2025 saja, Radvinsky tercatat membayar dirinya sendiri dividen sebesar 1,8 miliar dolar AS.
Pada tahun 2024, OnlyFans melaporkan pendapatan sebesar 1,4 miliar dolar AS, yang didorong oleh pengeluaran pengguna yang mencapai rekor 7,2 miliar dolar AS di platform tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/onlyfans-aedrg-rwtyh-tyuj-yuj.jpg)