Selasa, 2 Juni 2026

Cerita Anjasmara soal Parfum yang Terlalu Menyengat, Sampai Harus Segera Dicuci

Aktor Anjasmara membagikan pengalaman pribadinya terkait penggunaan parfum yang sempat membuatnya merasa tidak percaya diri.

Tayang:
Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah
PENGALAMAN - Aktor Anjasmara ditemui di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Senin (1/6/2026). Ia membagikan pengalaman pribadinya terkait penggunaan parfum yang sempat membuat dirinya tidak percaya diri.(Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah). 

Ringkasan Berita:
  • Trauma aroma parfum yang menyengat membuat Anjasmara lebih berhati-hati dalam meracik wewangian.
  • Anjasmara ceritakan pengalaman tak percaya diri saat mencoba parfum yang aromanya terlalu kuat.
  • Hindari wangi menyengat, Anjasmara lebih memilih parfum yang lembut namun memiliki karakter kuat.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Anjasmara membagikan pengalaman pribadinya terkait penggunaan parfum yang sempat membuatnya merasa tidak percaya diri.

Kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi dirinya saat ia mulai mengembangkan produk perawatan tubuh sendiri.

Anjasmara menuturkan, pengalaman kurang menyenangkan itu terjadi saat ia mencoba parfum di sebuah pusat perbelanjaan. Saat itu, ia mencoba menyemprotkan produk parfum yang aromanya ternyata jauh melampaui preferensinya.

"Waktu itu sempat nyobain disemprotin parfum di pertokoan. Terus baunya terlalu strong (menyengat)," ujar Anjasmara saat ditemui di acara peluncuran body care miliknya, Harmel, yang menghadirkan shower gel, body lotion, dan parfum, di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Baca juga: Ngefans Sejak Kecil, Angga Yunanda dan Shenina Girang Main Film Bareng Anjasmara

Saking tidak nyamannya dengan aroma tersebut, Anjasmara mengaku sempat merasa panik dan berusaha mencari cara instan untuk menghilangkan wanginya.

Ia bahkan bergegas menuju toilet untuk membasuh area kulit yang terkena semprotan parfum tersebut.

"Jadi akhirnya saya, aduh gimana caranya. Saya buru-buru langsung ke toilet, cuci-cuci supaya wanginya hilang," kenangnya.

Pengalaman tersebut membuat Anjasmara sangat berhati-hati dalam meracik aroma untuk produk yang ia kembangkan. 

Ia mengakui bahwa dari seluruh rangkaian produk perawatan tubuh, bagian pengembangan parfum merupakan tahap yang paling memakan waktu dan melibatkan proses trial and error yang cukup intens.

Ia kerap melakukan evaluasi berulang kali untuk memastikan kualitas aroma yang dihasilkan tidak memberikan efek negatif seperti pengalaman yang pernah ia alami sebelumnya.

"Ada saja evaluasinya. 'Ini baunya enggak enak', 'ini kurang', atau 'ini wanginya sebentar'. Itu yang paling lama prosesnya," tutur aktor berusia 50 tahun ini.

Anjasmara menegaskan bahwa ia cenderung menyukai karakter wewangian yang lembut namun tetap memiliki identitas yang kuat.

Baginya, parfum yang ideal harus mampu memberikan kesan hangat, tahan lama, dan yang terpenting, meningkatkan rasa percaya diri pemakainya tanpa harus mengganggu indra penciuman orang di sekitarnya.

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved