Selasa, 2 Juni 2026

Bunga Zainal Diliputi Rasa Bersalah, Menyesal Perkenalkan Teman Lama yang Tipu Suaminya

Sukhdev Singh memahami perasaan yang melingkupi sang istri Bunga Zainal. Bunga berjuang melawan beban moral karena kasus ini.

Tayang:
Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah
KASUS BUNGA ZAINAL - Bunga Zainal bersama sang suami, Sukhdev Singh mendatangi Mabes Polri terkait laporan dugaan penipuan investasi batu bara, Selasa (2/6/2026). (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah). 

Ringkasan Berita:
  • Bunga Zainal merasa bersalah karena telah memperkenalkan teman lamanya yang menipu sang suami.
  • Akibat terbujuk rayu teman lama, Bunga Zainal dan suami kini jadi korban penipuan investasi.
  • Kecewa proses hukum lamban, Bunga Zainal dan suami mengadu ke Divpropam atas kasus penipuan DH.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musibah penipuan investasi batu bara yang menimpa Sukhdev Singh membawa dampak psikologis mendalam bagi sang istri, Bunga Zainal.

Aktris berusia 39 tahun tersebut mengaku memikul beban moral yang berat karena orang yang diduga melakukan penipuan tersebut merupakan teman lamanya sendiri.

Bunga menceritakan, dirinya merasa sangat bersalah lantaran dialah yang memperkenalkan rekannya, berinisial DH, kepada sang suami untuk menjalin kerja sama bisnis.

Baca juga: Bunga Zainal Sesalkan Kasus Suami soal Penipuan Cek Kosong Mandek, Kini Minta Perlindungan Propam

"Jujur saya merasa sangat bersalah. Karena DH ini teman lama saya, yang saya kenalkan kepada suami saya," ungkap Bunga saat ditemui di Divpropam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).

Sukhdev Singh yang berada di samping sang istri memahami kondisi tersebut dan mengakui bahwa istrinya memang tengah berjuang melawan beban moral yang diakibatkan oleh kasus ini.

Bujuk Rayu 

Bunga menjelaskan bahwa ia mengenal DH selama kurang lebih 10 tahun. Selama kurun waktu tersebut, ia sebenarnya tidak pernah berniat melibatkan suaminya dalam urusan bisnis dengan DH.

Namun, setelah terus-menerus mendapatkan bujuk rayu, ia akhirnya luluh dan setuju mempertemukan mereka.

"Dia merayu saya, sampai mengajak double date dinner. Setelah ketemu dan mengobrol, akhirnya terjadi kesepakatan investasi batu bara ini," kenang Bunga.

Alih-alih mendapatkan keuntungan, kerja sama tersebut justru berujung pada kerugian material.

Sebagai jaminan investasi, DH memberikan tiga lembar cek dengan total nilai mencapai miliaran rupiah. Namun, saat hendak dicairkan, cek tersebut dinyatakan kosong karena tidak memiliki dana yang cukup.

Menuntut Keadilan ke Divpropam Atas peristiwa tersebut, Sukhdev telah melaporkan DH ke Polda Metro Jaya sejak Mei 2024.

Namun, hingga kini, pasangan ini merasa proses hukum berjalan sangat lamban, terutama karena belum adanya penetapan tersangka. Padahal, secara perdata, pihak mereka telah memenangkan perkara di tingkat akhir.

Kekecewaan itulah yang mendorong Bunga dan Sukhdev mendatangi Divpropam Mabes Polri. Mereka menduga adanya ketidakprofesionalan dari oknum penyidik dalam menangani laporan tersebut.

"Padahal di perdata kami sudah menang. Kenapa tidak ada kejelasannya? Makanya kami mendatangi Divpropam agar bisa mendapatkan keadilan," pungkas Bunga Zainal

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved