Teuku Rifnu Wikana Bicara Risiko Jadi Langganan Peran Antagonis Dalam Film
Karir Teuku Rifnu Wikana dalam dua dekade terakhir tak bisa dilepaskan dari deretan karakter antagonis yang melekat kuat di benak penonton.
"Saya enggak pernah berpikir harus jahat banget," katanya.
"Saya menjalankan kebenaran karakter saya saja," terus Rifnu.
Rifnu mencontohkan salah satu adegan pembuka Bandit yang mungkin dianggap sangat kejam oleh penonton.
Namun dari sudut pandang Beni, tindakan tersebut justru memiliki alasan yang menurutnya benar.
"Orang merasa saya jahat banget, sadis banget. Tapi di kepala karakter itu ada alasan kenapa dia melakukan itu. Ada kebenaran yang dia yakini," ujarnya.
Meski kerap dipercaya memerankan tokoh-tokoh kelam, Rifnu tidak menutup kemungkinan untuk memainkan karakter yang benar-benar berbeda di masa depan.
Bahkan, ia mengaku senang ketika karya seperti Bandit justru memperlihatkan kemampuannya kepada sineas internasional.
"Film ini malah mempromosikan aku ke mana-mana. Itu yang bikin aku amazed," bebernya.
"Jadi ternyata orang enggak cuma melihat satu sisi saja," kata Rifnu.
Film Bandit jadi salah satu spesial screening dalam gelaran Balinale 2026. Film garapan Brian L Tan itu juga dibintangi oleh Wafda Saifan, Roy Sungkono, Claresta Taufan, dan Kiki Narendra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERAN-ANTAGONIS-teuku-RIFNU.jpg)