Mengkhawatirkan! Fenomena Anak Kenal Rokok Mulai SD, Meniru Perilaku Ayah dan Kakaknya di Rumah
Ada fenomena mengkhawatirkan. Anak yang duduk di bangku sekolah dasar sudah kenal rokok karena melihat ayah dan kakaknya.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
- Jumlah anak yang pernah mencoba rokok sudah berada pada level yang mengkhawatirkan.
- Banyak anak yang bahkan belum memasuki masa remaja sudah mengenal dan mencoba rokok.
- Anaj mencoba rokok di usia di bawah 12 tahun karena meniru ayah dan kakaknya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orangtua merasa anak mereka aman dari rokok karena masih duduk di bangku sekolah dasar.
Padahal kenyataannya, paparan rokok di lingkungan sekitar membuat rasa penasaran anak muncul jauh lebih cepat dari yang dibayangkan.
Baca juga: Danpuspom Ungkap Keterlibatan Oknum TNI dalam Peredaran Rokok Ilegal: Potensi Sanksi Pemecatan
Mulai dari melihat ayah merokok di rumah, kakak yang menggunakan rokok elektrik, hingga iklan yang mudah ditemui di sekitar lingkungan sehari-hari.
Kondisi ini membuat anak-anak mulai mengenal rokok sejak usia sangat muda.
Afiq Putra Pradana dari Yayasan Kepedulian untuk Anak (Yayasan KAKAK) mengatakan fenomena tersebut menjadi perhatian serius karena anak memiliki kecenderungan kuat untuk meniru apa yang mereka lihat.
"Karena anak itu sebenarnya punya prinsip children see, children do. Bagaimana mereka melihat, mereka akan melakukan," katanya dalam diskusi Momspiration bertajuk Lampu Kuning! Bahaya Adiksi Rokok dan Gula bagi Mental & Fisik Buah Hati di kanal YouTube Tribun Health, Kamis (11/6/2026).
Anak SD Sudah Mulai Mencoba Rokok
Menurut Afiq, angka anak yang pernah mencoba rokok sudah berada pada level yang mengkhawatirkan.
"Di data kita itu, 59 persen anak mereka mencoba rokok di usia di bawah 12 tahun," ujarnya.
Artinya, banyak anak yang bahkan belum memasuki masa remaja sudah mengenal dan mencoba rokok.
Dalam berbagai kegiatan edukasi di sekolah, Afiq mengaku sering mendengar cerita langsung dari siswa.
Beberapa anak mengaku tertarik mencoba rokok hanya karena melihat puntung rokok yang ditemukan di jalan.
"Aku kemarin pulang sekolah, Mas, terus aku namain puntung, aku kepo. Aku pengen tahu rasa puntungnya itu kayak gimana," kata Afiq menirukan pengakuan seorang anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampung-kayumanis-bebas-asap-rokok_20211008_203741.jpg)