Kolaborasi PH Korea dan Indonesia, Siap Hadirkan Film Garapan Sineas Dua Negara
Proyek perdana yang sedang disiapkan akan melibatkan kru berpengalaman dari Korea Selatan untuk bekerja bersama tim Indonesia.
Ringkasan Berita:
- JJan E&M Korea Selatan gandeng Trois Films Indonesia untuk garap film kolaborasi berpotensi global tahun ini.
- Proyek film orisinal ini bakal libatkan Yang Kil-yong, sosok yang jadi sutradara aksi film legendaris Korea, Oldboy.
- Targetkan syuting pada akhir 2026, film perdana kerja sama ini akan memaksimalkan talenta aktor penuh dari Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri film Indonesia kembali dilirik pelaku industri hiburan Korea Selatan.
JJan E&M resmi menjalin kemitraan strategis dengan Trois Films untuk menggarap proyek film yang mempertemukan sineas dari kedua negara.
CEO JJan E&M, Choi Woo Young, mengungkapkan Indonesia menjadi salah satu pasar yang paling menarik di Asia Tenggara saat ini.
Menurutnya, perkembangan platform digital dan industri bioskop yang tumbuh bersamaan membuat Indonesia memiliki potensi besar untuk industri konten.
"Saat ini pasar media global sedang berada di titik perubahan besar di mana konten lokal Asia semakin diutamakan dan berkembang," ujar Choi Woo Young di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
Baca juga: Berkaca dari Kasus Timor Timur, Film Pesta Babi Dikhawatirkan Jadi Alat Internasionalisasi Isu Papua
Ia menilai Indonesia memiliki kekuatan tersendiri karena didukung populasi muda yang besar serta perkembangan industri hiburan yang pesat.
"Khususnya pasar konten Indonesia dan Vietnam sangat menonjol karena pertumbuhan OTT mobile dan box office bioskop offline berkembang sangat pesat secara bersamaan, didukung oleh populasi muda yang besar," katanya.
Karena alasan itu, JJan E&M memutuskan menggandeng Trois Films sebagai mitra strategis untuk memasuki pasar Indonesia sekaligus mengembangkan proyek bersama yang berpotensi menjangkau pasar global.
"Kami sangat menantikan hari di mana karya yang kita bangun bersama akan menghubungkan Indonesia dan Korea, serta melangkah lebih jauh menyentuh hati penonton di seluruh dunia," lanjut Choi.
JJan E&M sendiri dipimpin Choi yang mengaku telah menghabiskan lebih dari 30 tahun di industri film dan drama Korea Selatan.
Selama kariernya, ia terlibat dalam lebih dari 100 produksi sebelum mendirikan perusahaan tersebut untuk memulai tantangan baru di pasar Asia.
Sementara itu, CEO Trois Films Lok S. Iman menjelaskan kerja sama ini tidak hanya sebatas produksi film bersama.
Kedua perusahaan juga menyiapkan distribusi konten, pertukaran talenta, hingga kolaborasi teknologi produksi.
"Pertama kita akan co-production untuk film. Dalam waktu dekat ini kita akan segera memproduksi feature film," beber Lok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Film-1-17062026.jpg)