BWF World Tour
All England 2025: Jonatan Christie Dapat Ancaman dari Wakil Muda Malaysia
Jonatan Christia dapat ancaman dari Leong Jun Hao (Malaysia) songsong All England 2025, utusan Negeri Jiran unggul head to head.
TRIBUNNEWS.COM - Jonatan Christie dapat ancaman dari wakil Malaysia menuju gelaran bergengsi bertajuk All England 2025 pekan depan.
Pemain tunggal putra Malaysia, Leong Jun Hao mencoba peruntungan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya, saat ia melawan Jonatan Christie.
Adapun percobaan peruntungan Jun Hao adalah ketika dirinya berhasil menang atas Jojo - sapaan Jonatan, dan unggul head to head.
Pemain berusia 26 tahun, Jun Hao, memiliki keunggulan atas Jojo dengan dua kali menang dalam tiga pertemuan mereka.
Keunggulan tersebut dibukukan oleh Jun Hao ketika saling sikut di BWF World Tour 2024 lalu.
Duel terakhir mereka di semifinal Kumamoto Masters pada November tahun lalu, Jun Hao menang dengan skor 10-21, 21-18, 22-20.
Jun Hao pertama kali mengalahkan pemain peringkat tiga dunia, Jojo, pada Indonesia Open babak pertama.
Hasil tersebut dibalas lunas oleh Jojo ketika keduanya bertemu di Denmark Open di bulan Oktober.
Baca juga: Persiapan Gregoria Jelang All England 2025: Status Baru jadi Motivasi, Dapat Full Support dari Suami
Kemudian Jun Hao kembali membalas di Kumamoto Masters lewat duel alot hingga tiga gim.
"Memang undiannya berat (melawan Jojo), tapi karena All England adalah turnamen besar, saya memperkirakan semua lawan saya akan berat," buka Jun Hao mengutip NST.
"Lawan pertama saya adalah Jonatan yang merupakan juara bertahan, saya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapinya."
"Pernah mengalahkan dia sebelumnya, pasti membantu pola pikir saya. Namun untuk bisa mengatasinya lagi, semua tergantung bagaimana penampilan saya minggu depan."
Keunggulan head to head jadi suntikan motivasi bagi Jun Hao untuk bisa meraih hasil manis di turnamen major tersebut.
Meski sadar bahwa All England 2025 turnamen major, ia mengakui tak pernah meremehkan gelaran dengan level berapapun.
"Saya memperlakukan semua turnamen dengan sama pentingnya, baik turnamen besar maupun kecil, karena Anda tetap harus bermain sebaik mungkin untuk menang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jonatan-Christie-Gagal-Juarai-Indonesia-Masters-2025_20250126_190746.jpg)