Herry IP Dibuang Indonesia, Bersinar di Malaysia: Coach Naga Api Dituding Pengkhianat
Didepak PBSI, Herry IP kini latih tim Malaysia. Coach Naga Api disebut pengkhianat, publik Indonesia terbelah.
TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Didepak dari PBSI usai puluhan tahun melatih, Herry IP kini bersinar sebagai pelatih timnas bulu tangkis Malaysia.
Keputusan itu menuai pro dan kontra di Indonesia. Coach Naga Api bahkan dituding sebagai pengkhianat oleh sebagian netizen.
Herry IP mengaku dicap sebagai pengkhianat adalah risiko dari pekerjaan.
“Ini risiko dari pekerjaan saya," kata Herry IP dikutip dari Stadium Astro pada Kamis (17/4/2025).
Berikut ini perjalanan Herry IP sebagai pelatih spesialis ganda putra.
Kisahnya antara Indonesia dan Malaysia, dua negara rival di Asia Tenggara termasuk di bidang olahraga.
Herry IP Pelatih Spesialis Nomor Ganda
Herry IP adalah seorang pelatih spesialis nomor ganda putra. Dia menangani para pebulutangkis Indonesia dan bergabung di PBSI sejak 1993.
Bahkan, puncak karier sebagai seorang pelatih saat membawa sejumlah anak asuhnya meraih gelar bergengsi di sejumlah kejuaraan bergengsi tingkat dunia.
Sebut saja, nama-nama pasangan ganda putra +62 yang pernah ditanganinya mulai dari Sandra Wijaya/Tony Gunawan, Flandy Limpele/Eng Hian, Markis Kido/Hendra Setiawan, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, hingga pasangan fenomenal The Minions Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Hasilnya, ganda putra Indonesia ditakuti dunia. Puncak prestasi saat meraih gelar medali emas Candra Wijaya/Tony Gunawan meraih medali emas di Olimpiade Sydney 2000, sementara Markis Kido/Hendra Setiawan mencapainya di Olimpiade Beijing 2008.
Tak terhitung berapa gelar kejuaraan mulai dari All England, Kejuaraan Dunia hingga superseries yang diraihnya.
Baca juga: Rekap Hasil Final Kejuaraan Asia 2025: Herry IP Jayakan Malaysia, Kunlavut & Chen Yufei Full Senyum
Perpisahan dengan PBSI
Namun, setelah tiga dekade berada di Cipayung, Herry IP harus berpisah.
PBSI tidak lagi memakai tenaga Herry IP. Dia dinilai sudah tua mengingat usia sudah 62 tahun dan perlu dilakukan regenerasi kepelatihan di PBSI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/HERRY-IP-ANTARA-INDONESIA-DAN-MALAYSIA.jpg)