Jumat, 29 Mei 2026

Pertarungan Terakhir Menuju Gelar Juara Umum: Kompetisi Sengit di Final 76 Indonesian Downhill 2025

Dengan selisih poin yang masih memungkinkan untuk dikejar, putaran final Indonesia Downhill 2025 ini diprediksi menjadi pertarungan paling sengit

Tayang:
HandOut/IST
LOMPATI RINTANGAN - Aksi pebalap sepeda downhill Rendy Varera Sanjaya saat menjadi juara kelas Men Elite Indonesia Down Hill 2024 silam. Tahun ini, persaingan di kelas Men Elite menuju gelar juara umum semakin mengerucut. Empat nama besar kini menjadi sorotan utama menjelang race penutup di Klemuk Bike Park, termasuk Rendy. 

Pertarungan Terakhir Menuju Gelar Juara Umum: Kompetisi Sengit di Final 76 Indonesian Downhill 2025

TRIBUNNEWS.COM - Lintasan Klemuk Bike Park, Batu, Jawa Timur, bersiap menjadi medan laga paling menentukan dalam kalender balap sepeda gunung nasional.

Pada 25–26 Oktober 2025, venue legendaris ini akan menjadi tuan rumah putaran final 76 Indonesian Downhill (IDH) 2025, sebuah kompetisi ekstrem yang telah terdaftar di Union Cycliste Internationale (UCI) level C1 dan menjadi barometer prestasi para downhiller elite Indonesia dan Asia.

Baca juga: Hasil Lengkap Putaran Kedua Indonesian Downhill 2025: Rendy, Dimas, dan Riska Juara di Bukit Klangon

Apa Itu 76 Indonesian Downhill?

76 Indonesian Downhill adalah kejuaraan nasional sepeda gunung disiplin downhill yang digagas oleh 76 Rider.

Kompetisi ini terdiri dari tiga seri utama—Kudus, Yogyakarta, dan Batu—dan mempertandingkan 10 kategori, termasuk kelas bergengsi Men Elite, Women Elite, Junior, Master, Sport, dan Youth. 

Ajang ini tidak hanya menjadi panggung pembuktian skill teknikal dan kecepatan, tetapi juga menjadi ajang seleksi informal menuju kompetisi internasional seperti SEA Games.

Men Elite: Kelas Paling Bergengsi, Persaingan Paling Ketat

Di kelas paling bergengsi, Men Elite, persaingan menuju gelar juara umum semakin mengerucut. Empat nama besar kini menjadi sorotan utama menjelang race penutup di Klemuk Bike Park.

Rider muda berbakat, Pahraz Salman Alparisi, masih memimpin klasemen dengan total 400 poin. Konsistensinya sejak seri pertama membuatnya menjadi kandidat terkuat untuk menyabet gelar juara umum. Namun, posisi puncaknya belum sepenuhnya aman.

Di belakangnya, M. Abdul Hakim, atlet andalan 76 Rider DH Squad, menguntit dengan 260 poin. Setelah meraih kemenangan di seri Urban Downhill Semarang, kepercayaan dirinya meningkat tajam. Ia datang ke Klemuk dengan misi besar: menyodok ke puncak klasemen dan merebut gelar juara umum.

Tak kalah berbahaya, Andy Prayoga berada di posisi ketiga dengan 250 poin. Sebagai veteran yang pernah menyandang gelar juara umum IDH, Andy memiliki pengalaman dan mentalitas kompetitif yang bisa menjadi senjata utama di lintasan menantang Klemuk.

Sementara itu, Rendy Varera Sanjaya, juga mantan juara umum, menempati posisi keempat dengan 210 poin.

Meski tertinggal, ia tetap menjadi ancaman serius, terutama jika mampu tampil sempurna di putaran final.

Sayangnya, Khoiful Mukhib, yang sempat berada di posisi kedua dengan 262 poin, dipastikan absen karena cedera. Absennya Mukhib membuka peluang lebih besar bagi para pesaing lainnya untuk naik podium tertinggi.

Dengan selisih poin yang masih memungkinkan untuk dikejar, putaran final ini diprediksi akan menjadi ajang pertarungan paling sengit dan dramatis sepanjang musim.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved