Jakarta Tanpa Pengkab/Pengkot Perbakin, Potensi Atlet Menembak Terancam Tak Tergali
Mayjen (Purn) Chaidier usul Perbakin DKI bentuk Pengkab-Pengkot agar pembinaan atlet menembak Jakarta lebih terarah dan merata.
"Semua harus dijalankan melalui mekanisme organisasi. Yakni, kebijakan dihasilkan melalu rapat pleno lalu diputuskan dalam Rakerprov," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bima Sakti Shooting Club Ir Christian GP Muljadi mengatakan Perbakin adalah organisasi yang bersifat kolektif kolegial.
Maka dari itu, dia mempertanyakan mengapa dirinya dan beberapa anggota klub yang tidak diundang dalam Rakerprov.
"Kami adalah anggota yang sah dan masalah verifikasi klub masalah administrasi dan kami menuntut hak kami untuk turut serta dalam Rakerprov," katanya.
Terkait pelaksanaan Musprov Perbakin DKI Jakarta, Christian mengusulkan sebaiknya visi misi pada saat pencalonan, mengunakan sistim cloud service tidak disosialisalikan kepada anggota, siapa yang menjadi owner, editor, komenter, viewer dan bagaimana cara mengaksesnya.
Dengan demikian, sistim digitalisasi dan transparansi yang diinginkan bisa tercapai dengan baik.
Selain itu, dia juga meminta penunjukan auditor independent harus disetujui seluruh anggota dulu sebelum pelaksanaan laporan keuangan dan tidak langsung ditunjuk pengurus harian Pengprov Perbakin DKI Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pembina-Marines-Shooting-Club-Mayjend-TNI-Marinir-Purn-Chaidier-Patonnory.jpg)