Senin, 27 April 2026

Indonesia Masters 2026

Lanny Tegang di Perebutan Tiket Semifinal, Ganda Putri Indonesia Menang Dramatis

Kemenangan tersebut diraih dalam situasi penuh tekanan. Lanny Tria Mayasari mengakui dirinya sempat tegang

Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah
SENYUM LEBAR - Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, tampak tersenyum lebar saat diwawancara awak media usai menang atas wakil Taipei, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan, pada laga perempat final Indonesia Masters 2026, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026). (Tribunnews/Alfarizy) 

Lanny Tegang di Perebutan Tiket Semifinal, Ganda Putri Indonesia Menang Dramatis di Indonesia Masters 2026

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, berhasil mengamankan tiket semifinal Indonesia Masters 2026 setelah melewati pertandingan dramatis di Istora Senayan.

Apriyani/Lanny menyingkirkan wakil Taipei, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan, lewat pertarungan rubber game dengan skor 21-23, 21-18, dan 21-19, pada laga perempat final yang berlangsung Jumat (23/1/2026).

Kemenangan tersebut diraih dalam situasi penuh tekanan. Lanny Tria Mayasari mengakui dirinya sempat tegang, terutama saat pertandingan memasuki fase penentuan.

Baca juga: Cerita Kemenangan Dramatis Alwi Farhan Atas Wang Zheng Xing: Riuh Penonton Bisa Jadi Bumerang

"Mungkin tadi apa ya cukup tegang ya, apalagi pas mau game sempat ketinggalan," ujar Lanny usai laga.

Dalam momen krusial tersebut, Lanny mengaku harus terus mengingatkan dirinya sendiri agar tetap tenang dan tidak terburu-buru.

"Saya pas mau servis cuma dalam hati saya ‘sabar, sabar, jangan nafsu, sabar, sabar’,” ucapnya.

Upaya menjaga ketenangan itu akhirnya berbuah manis hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan.

Meski melaju ke semifinal, Lanny menilai performanya belum sepenuhnya memuaskan.

"Kalau saya pribadi saya belum puas sama permainan hari ini," katanya.

Sementara itu, Apriyani Rahayu mengungkapkan pertandingan berjalan menegangkan sejak awal karena pola permainan mereka mampu ditebak lawan.

"Pola permainan kami tadi itu dari set pertama sampai set kedua, mereka tebak. Nah kami tidak keluar dari itu," ujar Apriyani.

Perubahan strategi baru dilakukan pada momen krusial set kedua setelah berkomunikasi dengan tim pelatih.

"Pada saat 11-10 set kedua, kami coba ‘Oh, kayaknya ini kita harus ganti dulu’… jadi kami harus jangan dikasih sambungan, jadi buka dulu atau enggak chop dulu jangan nafsu gitu rasanya tadi," jelasnya.

Apriyani juga menyoroti perjuangan Lanny untuk keluar dari tekanan di lapangan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved