Sabtu, 2 Mei 2026

Menpora Dukung Malang Half Marathon 2026, Dorong Tren Lari dan Sport Tourism

Event ini menargetkan partisipasi 7.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan diharapkan memperkuat tren olahraga lari

Tayang:
Tribunnews.com/HO/IST
SPORT TOURISM - Menpora Erick Thohir secara simbolis meluncurkan ajang Malang Half Marathon 2026 pada konferensi pers di Jakarta, Senin (9/3/2026). Pemerintah mendukung penyelenggaraan event lari ini sebagai bagian dari upaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus pengembangan sport tourism di Indonesia. 

Menpora Dukung Malang Half Marathon 2026, Dorong Tren Lari dan Sport Tourism
 

TRIBUNNEWS.COM - Ajang lari Malang Half Marathon 2026 dipersiapkan menjadi salah satu event olahraga lari berskala nasional yang akan digelar pada 26 April 2026 di Kota Malang, Jawa Timur.

Event ini menargetkan partisipasi 7.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan diharapkan memperkuat tren olahraga lari sekaligus mendorong pengembangan sport tourism di daerah.

Baca juga: Kemenpar Dukung Malang Half Marathon 2026: Targetkan 7 Ribu Pelari, Usung Sport Tourism

Dukungan terhadap penyelenggaraan ajang ini datang dari sejumlah kementerian, salah satunya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai kehadiran event lari seperti ini penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus memperkuat ekosistem industri olahraga nasional.

Sebagai informasi, ajang lari marathon ini disponsori langsung oleh produsen perawatan wajah untuk pria, MS GLOW For Men yang menjadikan jenama itu menempel pada nama resmi gelaran ini.

“Saya sangat senang melihat kolaborasi lintas sektor yang mendukung pertumbuhan olahraga di Indonesia. Event seperti MS GLOW For Men Malang Half Marathon menjadi contoh bagaimana pihak swasta ikut berperan aktif dalam mengembangkan olahraga, khususnya lari, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata,” ujar Erick dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Erick menambahkan, ajang olahraga mass participation seperti half marathon memiliki peran strategis dalam membangun budaya hidup sehat di masyarakat sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru dari komunitas lari.

Selain Kemenpora, dukungan juga datang dari Kementerian Pariwisata yang melihat potensi besar sport tourism dari event lari berskala nasional.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan bahwa kegiatan olahraga yang dikombinasikan dengan destinasi wisata dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Event lari seperti ini memiliki potensi besar dalam pengembangan sport tourism. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah penting untuk menghadirkan kegiatan olahraga yang juga mampu memperkenalkan destinasi wisata kepada masyarakat luas,” ujar Ni Luh.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai penyelenggaraan event olahraga juga dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.

Menurutnya, kegiatan berskala nasional seperti half marathon tidak hanya melibatkan atlet dan komunitas olahraga, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM, kuliner, serta industri kreatif lokal untuk berkembang.

“Olahraga seperti lari tidak hanya berdampak bagi kesehatan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi. Event seperti ini dapat menggerakkan berbagai sektor, mulai dari pariwisata, UMKM, hingga industri kreatif,” kata Riefky.

Event ini akan menghadirkan tiga kategori lomba, yakni Half Marathon, 10K, dan 5K. Para peserta akan melewati rute yang dirancang khusus di Kota Malang dengan konsep start dan finish di lokasi berbeda, sehingga memberikan pengalaman berlari yang lebih variatif bagi para pelari.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved