BWF World Tour
Inkonsistensi Prancis di BEC 2026: Perkasa di Beregu, Popov Bersaudara Tetap Tumpuan
Harapan Prancis di BEC 2026 untuk meruntuhkan dominasi Denmark sepenuhnya berada di tangan duo Popov dan juara bertahan Alex Lanier.
Ringkasan Berita:
- Sektor ganda campuran dan ganda putri Prancis mengalami kegagalan setelah tersingkir di babak awal BEC 2026
- Christo dan Toma Junior Popov tetap menjadi andalan utama Prancis baik di nomor tunggal maupun ganda putra
- Alex Lanier menjaga asa mempertahankan gelar juara tunggal putra setelah memastikan tiket ke babak 16 besar
TRIBUNNEWS.COM - Badminton European Championships (BEC) 2026 yang berlangsung di Huelva, Spanyol mulai menjadi momok bagi sejumlah pemain unggulan.
Memasuki babak 16 besar pada Kamis (9/4/2026), tim bulu tangkis Prancis harus menerima kenyataan pahit setelah sektor ganda campuran dan ganda putri andalan mereka angkat koper lebih awal di babak 32 besar.
Padahal, publik bulu tangkis Eropa sangat menantikan aksi impresif delegasi Prancis.
Ekspektasi tinggi ini bukan tanpa alasan, mengingat performa gemilang mereka dalam turnamen beregu baru-baru ini.
Prancis sempat menunjukkan taringnya di European Mixed Team Championships serta kualifikasi Thomas Uber Cup 2026 dengan meruntuhkan dominasi Denmark yang selama ini menjadi penguasa tunggal di Eropa.
Namun, tuah Prancis dalam format beregu tampaknya belum menular sepenuhnya ke turnamen individu.
Inkonsistensi permainan terlihat jelas saat beberapa nama besar yang berstatus unggulan justru gagal mengatasi tekanan dan kandas prematur.
Popov Bersaudara Jaga Asa Juara
Di tengah runtuhnya sektor ganda putri dan campuran, harapan Prancis kini bertumpu sepenuhnya pada sektor tunggal putra dan ganda putra.
Duo bersaudara, Toma Junior Popov dan Christo Popov, masih berdiri tegak untuk menjaga asa juara.
Konsistensi duo Popov di BEC 2026 memang sudah teruji.
Sebagai catatan, mereka merupakan pemegang podium tertinggi pada edisi 2025 di nomor ganda putra.
Ambisi untuk mempertahankan takhta tersebut masih menyala setelah keduanya memastikan diri lolos ke babak 16 besar, baik di nomor individu maupun saat berpasangan di ganda putra.
Selain duo Popov, Prancis masih memiliki senjata mematikan dalam diri Alex Lanier.
Baca juga: Sorotan Hasil BEC 2026: Inggris Mimpi Buruk Prancis, Denmark Melesat Tanpa Perlawanan
Berstatus sebagai juara bertahan di sektor tunggal putra, Lanier tampil tenang dan berhasil menghindari early exit.
Keberadaan Lanier di bagan pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Prancis tidak akan membiarkan gelar juara jatuh begitu saja ke tangan rival.