BWF World Tour
Penantian 11 Tahun Berakhir, Jojo Akhirnya Lolos ke Final Indonesia Open
Penantian panjang tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie terbayar! Jojo akhirnya lolos ke final Indonesia Open untuk pertama kalinya.
Ringkasan Berita:
- Jonatan Christie memastikan tiket final Polytron Indonesia Open 2026 usai menaklukkan Panitchaphon Teeraratsakul lewat rubber game, sabtu (6/6/2026)
- Final ini menjadi pencapaian pertama Jojo di Indonesia Open setelah penantian panjang sejak debut pada 2015.
- Jojo mengaku momen lolos ke final sangat berarti dan akan menghadapi wakil Kanada, Victor Lai, di partai puncak, Minggu (7/6/2026) siang.
TRIBUNNEWS.COM - Kegigihan tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie saat menghadapi wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul membuahkan tiket final Polytron Indonesia Open 2026.
Hampir satu jam tunggal putra andalan Indonesia itu mengatasi perlawanan Teeraratsakul melalui tiga gim pertandingan.
Set pertama Jojo takluk dengan skor 16-21 atas Teeraratsakul.
Namun di set kedua dan ketiga, Jojo mendapatkan momentum dan mampu menjaga ritme permainan.
Pada set penentu, Jojo berhasil unggul jauh atas Panitchaphon Teeraratsakul dengan perolehan 17-11 sehingga membuat wakil Thailand tersebut kerap melakukan kesalahan sendiri.
Termasuk pada poin terakhir, shuttlecock pengembalian Teeraratsakul melebar dari batas garis permainan dan memastikan kemenangan Jojo untuk melangkah ke babak final.
"Bersyukur bisa melaju ke babak final setelah permainan yang cukup menegangkan karena kondisi bola cukup berbeda dibanding sebelumnya," ucap Jojo usai pertandingan, dikutip dari BolaSport.
Menurut Jojo, tunggal putra peringkat 22 BWF asal Thailand itu bermain dengan baik hari ini.
Serangan yang agresif, smash yang keras, dan permainan yang cepat cukup membuat Jojo kewalahan di set pertama.
Pada set kedua, Jojo mencoba untuk bermain lebih agresif untuk keluar dari tekanan pemain lawan, dan beruntungnya strategi tersebut berjalan dengan baik.
"Hari ini shuttlecock sangat cepat dan ini cukup menguntungkan lawan karena bermain menyerang dan smash-smashnya sangat kencang," beber Jojo.
"Set pertama saya kurang mengantisipasi hal ini sehingga banyak poin yang lawan dapatkan dan memang serangannya bagus."
"Pada gim kedua, saya coba untuk bermain lebih agresif, dan puji Tuhan bisa keluar dari tekanan," jelasnya.
Bagi Jojo, ini adalah final Indonesia Open pertamanya sejak debut saat berusia 18 tahun (2015) dan tembus babak perempat final.
Pencapaian itu terjadi lagi pada tahun berikutnya. Langkah Jojo terhenti dari wakil Denmark O Jorgensen melalui rubber set.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jonatan-Christie-Melaju-ke-Semifinal-Polytron-Indonesia-Open_20260606_082415.jpg)