Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Sorotan Tragedi di Kanjuruhan: Kurang dari 4 Bulan, Sepak Bola Indonesia Berduka 2 Kali

Kurang dari empat bulan sepak bola Indonesia berduka sebanyak dua kali, pertama di laga Persib vs Persebaya dan terbaru Arema vs Persebaya.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Claudia Noventa
SURYA/PURWANTO
Sejumlah suporter Arema FC, Aremania menggotong korban kerusuhan sepak bola usai laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Sebanyak 127 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka dalam kerusuhan tersebut menyusul kekalahan Arema FC dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. SURYA/PURWANTO 

TRIBUNNEWS.COM - Tragedi pilu yang terjadi seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) menghadirkan sejumlah sorotan negatif.

Satu di antara yang mengiris hati adalah kurang dari empat bulan jagad sepak bola Indonesia harus berduka sebanyak dua kali.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, disinyalir bentuk dari kekecewaan suporter setelah Arema FC takluk dari Persebaya Surabaya dengan skor 3-2.

Baca juga: Ada Tembakan Gas Air Mata di Kerusuhan Arema FC vs Persebaya, Polisi Buka Alasannya

Kericuhan suporter Areman FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas.
Kericuhan suporter Areman FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas. (Surya Malang/Purwanto)

Puncaknya setelah laga selesai, oknum suporter tuan rumah menyerbu masuk dan merangsek ke dalam lapangan.

Dari video viral yang beredar di media sosial, sejumlah perusakan dilakukan oknum suporter. Mulai dari merusak pagar stadion hingga mobil polisi tak luput dari sasaran kekecewaan suporter.

Namun sebelum insiden di Kanjuruhan terjadi, mundur beberapa bulan ke belakang sepak bola Indonesia juga berduka.

-Bobotoh Persib Meninggal

Tepatnya pada 17 Juni 2022, tersaji partai big match pada gelaran Piala Presiden Grup C yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat.

Laga panas ini juga memakan korban jiwa. Ada dua orang Bobotoh yang harus meregang nyawa ketika ingin menyaksikan duel dua tim saudara ini.

Penyebab dari kematian dua orang pendukung Persib Bandung ini karena saat itu jumlah penonton yang over capacity ini berdesak-desakan sampai ada yang kesulitan bernafas.

Ketika pertandingan sudah dimulai, masih banyak penonton di luar stadion yang memaksa masuk ke dalam.

Dua orang tersebut diduga masuk ke dalam barisan orang-orang yang memaksa masuk ini sehingga akibatnya, pemuda asal Bandung dan Bogor tersebut menjadi korban.

-Ricuh Kanjuruhan Akibatkan Ratusan Nyawa Melayang

Tragedi Stadion Kanjuruhan menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PSM Makasar
11
7
4
0
20
6
14
25
2
Bali United
12
8
0
4
25
15
10
24
3
Persija Jakarta
11
7
3
1
13
5
8
24
4
Borneo
12
7
2
3
26
15
11
23
5
Madura United
12
7
2
3
19
11
8
23
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved