Kualifikasi Piala Dunia 2026
Trauma Bahrain Belum Sembuh, Laga Indonesia vs Arab Saudi Dipimpin Wasit Kontroversial Lagi
Wasit Timur Tengah kontroversial pimpin laga krusial Indonesia. Trauma Bahrain belum sembuh, AFC belum jawab protes. Netralkah pertandingan nanti?
Pada laga di Riffa, 10 Oktober 2024, Indonesia ditahan imbang 2–2 oleh Bahrain dalam pertandingan yang dipimpin wasit Ahmed Al-Kaf asal Oman.
Gol penyeimbang Bahrain tercipta di menit ke-90+8, melebihi waktu tambahan yang seharusnya berakhir di menit ke-90+6.
Manajer Sumardji dikartu merah karena memprotes keputusan wasit, sementara insiden berdarah Malik Risaldi di awal laga tidak berbuah sanksi.
PSSI melayangkan protes resmi ke FIFA dan AFC atas kepemimpinan wasit tersebut.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, turut menyuarakan harapan agar laga berjalan adil.
“Wasit harus netral, karena keputusan kecil bisa mengubah arah kompetisi. Saya percaya AFC punya tanggung jawab besar untuk menjaga integritas,” ujar Kluivert dalam jumpa pers di Hotel Al-Faisaliah, Jeddah, pada Senin (6/10/2025).
Hingga artikel ini ditulis, tidak ada pernyataan langsung dari Ahmed Al-Ali yang dipublikasikan di media resmi atau sosial.
Profilnya tetap tertutup, meski sorotan terhadap rekam jejaknya semakin tajam. AFC juga belum memberikan respons resmi atas protes PSSI maupun kritik publik.
Baca juga: FAM Ajukan Banding ke FIFA soal Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia
Setelah menghadapi Arab Saudi, Timnas Indonesia dijadwalkkan bertemu Irak pada 14 Oktober 2025.
Laga ini juga dipimpin oleh wasit dari kawasan yang sama, memperpanjang kekhawatiran soal netralitas perangkat pertandingan.
Laga Indonesia vs Arab Saudi akan menjadi ujian bukan hanya bagi skuad Garuda, tapi juga bagi kredibilitas AFC sebagai penyelenggara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Wasit-Ahmed-Al-Ali-asal-Kuwait-saat-memimpin-laga-Iran-vs-Qatar-dalam-ajang-AFC-Asian-Cup-2023.jpg)