AFC Champions League Two
Bojan Hodak Bongkar 2 Alasan Persib Dibantai Ratchaburi di 16 Besar AFC Champions League Two
Persib Bandung dihajar Ratchaburi 0-3 di leg pertama ACL 2. Bojan Hodak bongkar penyebab kekalahan dan tetap optimistis bangkit di leg kedua.
Ringkasan Berita:
- Persib tumbang 0-3 di markas Ratchaburi (11/2/2026). Gol Pedro Tana (2) dan Gabriel Mutombo membuat Maung Bandung tertinggal agregat jelang leg kedua di Bandung.
- Bojan Hodak menilai kekalahan di lini tengah dan second ball, serta kesulitan memaksimalkan peluang. Cuaca panas di Thailand juga mempengaruhi performa.
- Meski tertinggal tiga gol, Hodak optimistis bisa bangkit di leg kedua (18/2). Sebelumnya itu, Persib harus fokus menghadapi Borneo FC di Super League.
TRIBUNNEWS.COM - Persib Bandung mengalami kekalahan telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Ratchaburi, Thailand, pada Rabu, 11 Februari 2026, menjadi mimpi buruk bagi Maung Bandung.
Gol-gol The Dragon dicetak oleh Pedro Tana Placeres pada menit ke-5 dan ke-84, serta Gabriel Mutombo pada menit ke-53. Kekalahan ini menyulitkan posisi Persib menjelang leg kedua di kandang sendiri.
Seusai pertandingan, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengakui bahwa Thom Haye dkk bermain buruk di laga ini sejak awal laga.
Hal itu, menyebabkan timnya kebobolan cepat di babak pertama.
"Kami tidak memulai laga dengan baik dan sudah kebobolan dalam 10 menit pertama," ujar Hodak dikutip dari laman resmi klub.
Meski begitu, Bojan Hodak tidak menyerah dan menyoroti dua alasan utama di balik kekalahan tersebut, sambil tetap optimis untuk membalikkan keadaan di leg kedua.
Pelatih asal Kroasia tersebut juga menyoroti soal Persib yang mampu menciptakan banyak peluang namun kesulitan mencetak gol.
"Kami memiliki beberapa peluang tapi gagal menghasilkan gol," katanya.
Selain itu, Bojan Hodal secara gamblang membongkar dua faktor krusial yang menyebabkan Persib dibantai Ratchaburi.
Pertama, ia menilai bahwa Persib kehilangan kendali di lini tengah menjadi masalah utama.
Ia menyoroti kegagalan pemainnya dalam memenangkan bola kedua (second ball) dan kurangnya kewaspadaan terhadap serangan balik cepat lawan.
"Kami kalah di lini tengah, mereka selalu memenangkan second ball," ungkap Hodak.
"Kami terpancing dan kalah di lini tengah," tambahnya.
Situasi ini membuat Persib lebih banyak bertahan dan kesulitan membangun serangan, sehingga Ratchaburi bisa memanfaatkan transisi cepat untuk mencetak gol.
Baca juga: Menantang Maut di Liga Champions Asia 2, Persib Dipaksa Tampil Sempurna pada Leg Kedua