MotoGP
Valentino Rossi: Sayang, Inter Milan Jelek di Liga Champions!
Dalam sudut pandang Valentino Rossi, Inter Milan hanya jelek bermain di Liga Champions, sementara sisanya mendominasi Serie A.
Ringkasan Berita:
- Valentino Rossi yang juga merupakan pendukung setia Inter Milan, menyayangkan performa tim kesayangannya di Liga Champions
- Valentino Rossi mengakui Inter Milan hanya tinggal tunggu waktu untuk mengamankan gelar juara Serie A 2025/2026
- Satu-satunya penyesalan Rossi ialah melihat Inter Milan terlalu mudah tersingkir di Liga Champions
TRIBUNNEWS.COM - Interisti sekaligus legenda balap MotoGP, Valentino Rossi, menilai tim kesayangannya, Inter Milan hanya jelek di Liga Champions. Selebihnya, Inter Milan masih jadi terdepan dalam pacuan Scudetto 2025/2026.
Tidak banyak dari pembalap MotoGP yang mengikuti isu soal sepak bola, apalagi seputar klub kesayangannya.
Valentino Rossi menjadi salah satu pembalap MotoGP yang hingga gantung helm, masih setia mendukung klub legendaris Italia, Inter Milan.
Meski sibuk dengan kariernya sebagai pembalap mobil kini, dan mengurusi timnya di MotoGP, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Valentino Rossi tidak ketinggalan update soal klub kecintaannya, Nerazzurri, julukan Inter Milan.
Memang benar, Rossi sempat menjadi tifosi Sampdoria. Namun sejak berpaling ke Inter Milan, legenda MotoGP berjuluk The Doctor ini setia mendukung tim Biru Hitam.
Sebagai Interisti, ayah dua anak ini mengikuti perkembangan Inter Milan di bawah besutan allenatore, Cristian Chivu.
Menurut Valentino Rossi, secara garis besar perjalanan musim Inter Milan di kalender 2025/2026 tak bisa dibilang sebagai sebuah kegagalan.
"Tidak buruk kok, ayolah," ujar Valentino Rossi merespons dalam wawancaranya dengan SportMediaset, dilansir Tuttomercato.
Hanya saja, Rossi, pemilik 7 gelar juara dunia MotoGP ini menyayangkan performa impresif Inter Milan di kompetisi domestik Serie A, tak ditularkannya ke ajang UEFA Champions League.
Sebagai informasi, langkah Inter Milan asuhan Cristian Chivu sudah terhenti di babak playoff Liga Champions musim ini.
Inter Milan gugur setelah selalu kalah dalam sepasang laga melawan tim asal Norwegia yang berstatus debutan Liga Champions, Bodo/Glimt.
Usai takluk 1-3 kala bertamu ke Stadion Aspmyra pada leg pertama playoff Liga Champions, pasukan Chivu kemudian takluk 1-2 di Giuseppe Meazza dalam jumpa kedua.
Baca juga: Efek Domino Perubahan Jadwal MotoGP 2026: Padatnya Balapan, Tes Mesin 850cc Rawan Mundur
Maksimalkan Momentum di Serie A
Hasil tersebut tentu menghadirkan kekecewaan mengingat musim lalu Inter Milan mampu melenggang jauh sampai laga final.
"Tahun ini sayangnya kami tampil lebih buruk di Liga Champions, tetapi di liga kami masih berada di depan," ucap Valentino Rossi.
Ya, Inter Milan kini masih berada di jalur terdepan perburuan gelar juara Liga Italia. Nerazzurri memimpin klasemen dengan bekal 68 poin dari 29 pertandingan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/valentino-rossi-menaiki-salah-satu-motornya-pada-11-november-2021-di-arena-pacuan.jpg)