TAG
Ferdinand Hutahaean
Berita
Foto (9)
-
Dituntut 7 Bulan Kasus Penyebaran Berita Bohong, Ferdinand Hutahaean Hormati Profesionalisme Jaksa
Menurut eks politikus Partai Demokrat itu, jaksa dalam putusannya telah memberikan profesionalismenya sebagai penegak hukum.
-
Timbulkan Keresahan jadi Pertimbangan Jaksa Tuntut Ferdinand Hutahaean 7 Bulan Bui
Dalam hal yang memberatkan, jaksa menyatakan kalau perbuatan Ferdinand Hutahaean telah menimbulkan keresahan bagi masyarakat.
-
Kasus Penyiaran Berita Bohong, Eks Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean Dituntut 7 Bulan Penjara
Ferdinand Hutahaean terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana, menyiarkan berita bohong sehingga menimbulkan keonaran.
-
Sidang Kasus SARA Tersangka Ferdinand Hutahaean Berlanjut, Hari Ini Jaksa Bacakan Tuntutan
Ferdinand Hutahaean didakwa menyiarkan berita bohong, menimbulkan keonaran, dan memicu kebencian suku agama ras dan antargolongan (SARA).
-
Awalnya Adam Deni Depresi Mendekam di Tahanan, Kini Sudah Adaptasi, Hati Lebih Senang
Yang membuat Adam Deni senang di Rutan Bareskrim karena punya teman baru. Di antaranya Doni Salmanan, Indra Kenz, hingga Ferdinand Hutahaean.
-
Ahli Bahasa Sebut Cuitan Ferdinand Hutahaean Singgung Dua Agama
Ahli Bahasa, Andika Dutha Bachari mengatakan terdapat maksud tertentu dalam cuitan Ferdinand Hutahaean yang membandingkan Allah
-
Ferdinand Hapus Cuitan Viral Bermuatan SARA Tidak Gugurkan Unsur Pidananya
Ronny mengatakan cuitan viral berisi dugaan bermuatan SARA yang dihapus oleh Ferdinand Hutahaean selaku terdakwa, tak begitu saja langsung menghilang
-
Ahli Pidana: Cuitan Ferdinand Hutahaean Harus Dicermati Sebagai Kesengajaan atau Kealpaan
Mompang Panggabean menyebut cuitan Ferdinand Hutahaean haruslah dicermati apakah sebagai bentuk kesengajaan atau kealpaan.
-
Ferdinand Hutahaean: Kebenaran dan Fakta Akan Terungkap
Terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA, Ferdinand Hutahaean enggan berkomentar apapun terkait keterangan saksi Haris Pertama.
-
Terdakwa Ferdinand Hutahaean Keberatan Disimpulkan Benci Bahar bin Smith
Terkait keterangan ini, Ferdinand membantahnya. Ia tak terima jika disimpulkan membenci sosok Bahar bin Smith.
-
Saksi Haris Pertama: Cuitan Ferdinand Menyasar Bahar Bin Smith
Ketua Umum KNPI Haris Pertama menyebut cuitan Ferdinand Hutahaean di Twitter soal 'Allahmu lemah, Allahku kuat' dimaksudkan menyinggung Habib Bahar
-
Ketum KNPI: Cuitan Ferdinand Bikin Gaduh dan Gejolak Sosial, Maka Kami Lapor Polisi
Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama mengatakan dirinya melaporkan Ferdinand Hutahaean ke polisi agar mencegah kegaduh
-
Ketum KNPI Yakini Pelaku Penganiaya Dirinya Adalah Orang Suruhan
Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama menduga para pelaku yang menganiaya dirinya adalah orang suruhan.
-
Wajahnya Lebam dan Diperban Pasca Dikeroyok, Ketum KNPI Jadi Saksi Sidang Kasus SARA Ferdinand
Haris juga merupakan orang yang melaporkan Ferdinand atas cuitannya hingga akhirnya mantan Politikus Partai Demokrat itu diadili di pengadilan.
-
Dianiaya Orang Tak Dikenal, Haris Pertama Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Ferdinand Hutahaean Besok
Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menjadi korban penganiayaan dijadwalkan menjadi saksi di sidang terdakwa Ferdinand Hutahaean.
-
Ferdinand Hutahaean Mengaku Mualaf, Jaksa: Identitas yang Berlaku di Indonesia Adalah KTP
Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengaku sudah memeluk agama Islam sejak tahun 2017 tapi di KTP masih tertulis beragama kristen.
-
Ferdinand Hutahaean Didakwa Sebarkan Berita Bohong hingga Memicu Keonaran, Ini Isi Dakwaannya
Ferdinand Hutahaean telah didakwa terkait cuitan Allahmu Allahku pada Selasa (15/2/2022), dan berikut adalah isi dakwaannya.
-
Didakwa Buat Onar dan Nodai Agama, Ferdinand Tidak Ajukan Eksepsi
Rony menjelaskan mereka tidak mengajukan eksepsi terhadap surat dakwaan karena ingin langsung fokus pada pembuktian di persidangan.
-
Perkara Cuitan Allahmu Allahku, Ferdinand Hutahaean Didakwa Sebar SARA dan Buat Onar
Ferdinand Hutahaean didakwa menyiarkan berita bohong, menimbulkan keonaran, dan memicu kebencian suku agama ras dan antargolongan (SARA).
-
PN Jakarta Pusat Gelar Sidang Perdana Kasus Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahaean Hari Ini
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang perdana Ferdinand Hutahaean hari ini, Selasa (15/2/2022).
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved