TAG
rokok elektrik
Berita
Foto (20)
-
Peneliti Australia Temukan Bahan Kimia Beracun dan Berbahaya dalam Liquid Vape
Peneliti Australia temukan bahan kimia beracun dan berbahaya dalam cairan (liquid) rokok elektrik atau vape.
-
Pengguna Rokok Elektrik dan Konvensional Sama-sama Miliki Risiko Infeksi Saluran Pernapasan
Banyak yang mengira jika rokok elektronik lebih aman ketimbang rokok konvensional. Pandangan ini dibantah oleh Dr dr Agus Dwi Susanto.
-
Ada Tiga Kesamaan Rokok Elektronik dan Rokok Konvensional, Kesemuanya Picu Gangguan Kesehatan
Banyak masyarakat berasumsi jika rokok elektronik dapat dijadikan sebagai alternatif karena dianggap lebih aman bagi kesehatan.
-
Job nge-DJ Sepi, Shandy PRD Fokus Kembangkan Bisnis Rokok Elektrik
Pekerjaan Shandy PRD sebagai disjoki terkena dampak pandemi covid-19. Sudah lama ia absen bekerja.
-
Awasi Produk Rokok Elektrik di Pasaran, Konsumen Bentuk Asosiasi Konvo
KONVO juga mengedukasi masyarakat agar lebih mengenal rokok elektrik ditinjau dari penelitian dan sumber informasi yang terpercaya.
-
Pengurangan Bahaya Tembakau, Solusi Holistik Atasi Masalah Rokok
Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, dan snus, bisa jadi solusi atasi bahaya rokok.
-
Sukses Bisnis Transportasi, Gilang Widya Pramana Kini Geluti Bisnis Rokok Elektrik
Gilang Widya Pramana meluncurkan bisnis liquid vape, yang kemudian ia beri nama J99Vape.
-
Jatuh Bangun Geluti Bisnis Vape, Budi JVS Ceritakan Pengalamannya
Budi JVS dulu seorang pembalap. Kini dikenal namanya mulai di industri rokok elektrik.
-
Penggunaan HPTL Kurangi Risiko Kesehatan, Pemerintah Diminta Terbuka Soal Riset
Saat ini mayoritas persepsi yang berkembang di publik bahwa HPTL memiliki risiko kesehatan sama, bahkan lebih berbahaya daripada rokok.
-
Buktikan Produk Tembakau Alternatif Miliki Risiko Lebih Rendah, Pelaku Industri Butuh Riset
Penelitian atau kajian ilmiah memiliki peran penting untuk kehadiran dan penerimaan produk hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) di masyakarat.
-
Prevalensi Perokok Tinggi, Negara-negara Asia Diminta Manfaatkan Produk Tembakau Alternatif
Negara-negara di kawasan Asia, seperti Indonesia dan Filipina, menghadapi tantangan besar dalam menurunkan angka perokoknya.
-
Tak Sama dengan Rokok, HPTL Perlu Regulasi Berbeda, Ini Penjelasannya
Selain tidak menghasilkan asap, produk HPTL juga tidak meninggalkan bau yang melekat pada penggunanya.
-
RELX International Komitmen Tingkatkan Global Akuntabilitas Perusahaan
Startup dan usaha kecil adalah tulang punggung ekonomi masyarakat di seluruh dunia.
-
Movi Edukasi Rokok Elektrik ke Kalangan Vaporista Makassar
Saat ini Pod KUY menjadi vapor replacement pod nomor satu di Indonesia, sedangkan Pod AFLO adalah smoking replacement pod nomor satu di Indonesia
-
Movi Gelar Klinik Gratis untuk UMKM dan Vaporista Rokok Elektronik
Untuk membangkitkan kembali industri rokok elektrik yang terdampak pandemi Movi menggelar klinik di empat kota, Bogor, Lombok, Purwokerto dan Serang
-
MOVI dan PUF Sains Lab Kembangkan Garam Nikotin Baru, Jadi Revolusi Rokok Elektrik
Kementerian Kesehatan Ingris memperingatkan bahwa bahaya yang diakibatkan dari rokok konvensional 20 kali lebih besar dari rokok elektrik.
-
Klaim Ahli Soal Efektivitas Rokok Elektrik Kurangi Kecanduan Rokok
studi dari The University of Queensland, Australia, menyatakan rokok elektrik 50 persen lebih efektif daripada terapi pengganti nikotin
-
Faktor Budaya Pengaruhi Preferensi HPTL
Sebagai perbandingan, jumlah perokok konvensional di Indonesia mencapai 38,1 persen dari total populasi orang dewasa.
-
Mengenal Produk Tembakau Alternatif, Tidak Hasilkan Asap, Bagaimana Risikonya?
produk tembakau alternatif menghasilkan uap karena tidak melalui proses pembakaran seperti halnya rokok.
-
Perlu Regulasi Khusus Terkait Produk Tembakau yang Dipanaskan dan Rokok Elektrik
Pemanfaatan nikotin melalui berbagai produk HPTL dapat memberikan dampak yang positif dalam menekan bahaya dan epidemi rokok
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved