Breaking News:

Teknologi Qiscus Dukung Startup Program Amoeba Telkom Indonesia untuk Kembangkan Aplikasi Chat

Nama-nama seperti HiApp, CallinInd, ataupun liteBIG adalah beberapa contoh dari pemain lokal di Indonesia mengembangkan produk perpesanan instan

istimewa
Aplikasi Kiwari dikembangkan menggunakan teknologi buatan Qiscus 

Reza juga menambahkan, Kiwari Chat didesain untuk pengguna di Indonesia.

Artinya, produk ini dibuat dengan karakteristik yang menyesuaikan dengan kondisi pengguna di Indonesia. Salah satu yang menjadi fokus adalah isu di mana masih banyak pengguna di Indonesia yang memiliki ponsel dengan memori terbatas.

Menjawab hal ini, Kiwari Chat menawarkan berbagai kelebihan yang tidak dimiliki oleh aplikasi perpesanan yang banyak digunakan di Indonesia, seperti misalnya metode penyimpanan berbasis cloud.

“Dengan demikian, pengguna chat dengan memori ponsel yang terbatas pun tidak perlu merasa khawatir,” imbuh Reza.

Baca: Viral, Wanita Berdaster Pesan Bakso Pakai Aplikasi Tolak Bayar, Salahkan Google, Ini Katanya

Layaknya aplikasi yang sedang dikembangkan, Kiwari terus berupaya untuk meningkatkan fitur dan performa chat agar mampu memenuhi ekspektasi pengguna yang sebelumnya telah familiar dengan aplikasi perpesanan instan lainnya.

Menurut Delta, hadirnya pemain-pemain lokal seperti Kiwari merupakan sinyal positif.

Pasalnya saat ini di Indonesia pengembangan aplikasi perpesanan instan masih menjadi tantangan.

Tidak hanya untuk berkompetisi memenangkan persaingan dengan sesama pemain lokal, namun juga pada bagaimana mereka berkompetisi dengan produk lain dari luar yang telah ada jauh sebelumnya.

Adapun keputusan untuk menggunakan chat engine dari Qiscus, menurut Reza, dipandang sebagai langkah yang strategis.

“Ini akan membuat kami fokus pada pengembangan fitur lain yang lebih kompleks untuk disajikan pada pengguna akhir,” ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved