Breaking News:

Vivo Pamerkan Teknologi 5G mmWave di MWC Shanghai, Mampu Alirkan Video 8K UHD ke Smartphone

Vivo menghadirkan inovasi teknologi pemancar 5G  mmWave untuk mengalirkan video beresolusi 8K Ultra High Definition dari server ke smartphone dan TV.

dok.
Vivo memamerkan teknologi pemancar 5G  mmWave untuk mengalirkan video beresolusi 8K Ultra High Definition dari server ke smartphone dan ke televisi di ajang World Mobile Congress 2021 di Shanghai, China. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan teknologi Vivo kembali menghadirkan inovasi terbaru, teknologi pemancar 5G  mmWave untuk mengalirkan video beresolusi 8K Ultra High Definition dari server ke smartphone dan ke televisi.

Teknologi ini dipamerkan Vivo di acara Mobile World Congress (MWC) Shanghai yang digelar Februari 2021.

Dalam demonstrasi teknologi ini, Vivo melakukan uji coba terhadap smartphone yang telah mendukung beberapa pita frekuensi 5G Sub-6 Ghz dan mmWave n257, n258, n269 dan n261 serta sudah didukung konektivitas ganda NSA (EN-DC).

Demonstrasi yang dilakukan Vivo dalam pengembangan 5G ini untuk mendemonstrasikan kemampuan divisi research and development Vivo pada teknologi 5G mmWave.

Booth Vivo di ajang MWCS 2021.
Booth Vivo di ajang MWCS 2021.

Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma menyebutkan, riset dan pengembangan teknologi jaringan 5G merupakan investasi jangka panjang untuk Vivo.

"Pengembangan ini tentunya dapat memberikan pengalaman jaringan seluler, yang semakin optimal terhadap end user," kata Edy kepada Tribunnews, Senin (8/3/2021).

Rangkaian teknologi 5G yang dipamerkan Vivo pada gelaran MWC Shanghai 2021 ini untuk menguji skenario implementasi teknologi tinggi mmWave di gelaran olimpiade musim dingin.

Saat ini layanan teknologi jaringan 5G global sudah menggunakan frekuensi sub-6GHz dan mmWave. MmWave atau gelombang milimeter merupakan gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang 1 mm hingga 10 mm dan rentang frekuensi 30 GHz hingga 300 GHz.

Booth Vivo di ajang MWCS 2021.___
Booth Vivo di ajang MWCS 2021.

Jika dibandingkan dengan sub 6Ghz, frekuensi mmWave memiliki banyak keunggulan, seperti bandwith yang lebih besar, air interface yang lebih fleksibel dan delay air interface lebih rendah.

Menggunakan mmWave untuk jaringan 5G juga dapat secara efektif memenuhi kebutuhan kapasitas sistem komunikasi nirkabel dan kecepatan transmisi.

"Rangkaian teknologi yang dikembangkan Vivo ini memiliki potensi yang sangat strategis ketika implementasi jaringan 5G telah direalisasikan bagi konsumen," kata Edy.

Smartphone 5G Vivo dipamerkan di MWCS 2021.
Smartphone 5G Vivo dipamerkan di MWCS 2021. (dok.)

Dalam beberapa tahun ini Vivo terus mengembangkan teknologi 5G mmWave. Pada 2016, Vivo 5G memulai penelitian awal tentang 5G mmWave dan berpartisipasi aktif dalam standarisasi 3GPP R15 / R16 mmWave yang memberikan kontribusi penting pada standar 5G mmWave.

Pada Konvensi 5G Dunia 2020 tahun lalu, Vivo memamerkan smartphone 5G mmWave yang terhubung dengan emulator jaringan nirkabel dan memicu minat banyak orang dalam industri.

Sementara, pada gelaran World 5G Convention 2020, Vivo juga telah memamerkan smartphone 5G mmWave yang terhubung dengan emulator jaringan nirkabel dan diminati oleh para pelaku industri.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved