Breaking News:

Pencapaian Digitalisasi Aksara Daerah Akan Dipresentasikan di Ajang SEA-IGF Agustus 2021

pertumbuhan pengguna teknologi internet di Indonesia telah melahirkan banyak tantangan di era globalisasi dan modernisasi.

dok.
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) ikut ambil bagian dalam acara Southeast Asia – Internet Governance Forum (SEA-IGF) yang akan berlangsung secara hybrid pada 11-12 Agustus 2021 di Bali.

SEA-IGF merupakan forum regional kawasan Asia Tenggara yang membahas isu-isu yang dedang berkembang seputar tata kelola internet di masing-masing negara peserta. Kegiatan ini diikuti berbagai pemangku kepentingan dengan pendekatan multistakeholder.

Di ajang SEA-IGF kali ini mengambil tema Transformasi Digital di Asia Tenggara dengan tiga sub-tema yang diusung oleh SEA-IGF, yaitu Infrastruktur TIK dan Keamanan Siber, Hak dan Masyarakat Digital, dan Orang Muda dan Pengembangan Inovasi.

Ketua PANDI Yudho Giri Sucahyo mengatakan, pertumbuhan pengguna teknologi internet di Indonesia telah melahirkan banyak tantangan di era globalisasi dan modernisasi.

Baca juga: Unboxing Samsung Galaxy M62, Smartphone Segmen Menengah dengan Spesifikasi Serba Lebih

Diantaranya, muncul inisiatif untuk mempertahankan nilai-nilai budaya lokal seperti Aksara Nusantara agar masyarakat sadar akan besarnya peninggalan budaya yang diwariskan leluhur.

Baca juga: Review Realme 8 5G, Smartphone 5G Harga Paling Enteng di Kantong, Desain Paling Slim

Menurutnya, Aksara Nusantara perlu dibuat dinamis demi mengikuti perkembangan jaman agar dapat dilestarikan dan bisa digunakan di platform digital.

Baca juga: Kini Konten Kreator dan Influencer Bisa Dapat Penghasilan Tambahan dari Instagram dan Facebook

Program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara (MIMDAN) sudah digagas PANDI untuk memperkenalkan Aksara-aksara nusantara ke dunia Internasional.

Hingga saat ini sejumlah aksara daerah telah terdigitalisasi agar dapat ditampilkan pada platform digital seperti PC, ponsel dan perangkat lainnya, yaitu aksara Bali, Batak, Bugis, Jawa, Makasar, Rejang, dan aksara Sunda.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved