COO Sribu: Tak Lagi Sekadar Alat, AI Jadi Rekan Kerja Freelancer
AI termasuk teknologi seperti GPT (Generative Pre-trained Transformer), telah membawa perubahan besar dalam cara freelancer bekerja.
Kehadiran AI membawa tantangan tersendiri bagi freelancer.
"Freelancer yang tidak menggunakan AI akan kalah bersaing dengan yang menggunakannya. Ini adalah kenyataan yang harus kita hadapi," kata Alexandro.
Namun, di balik tantangan tersebut, ada peluang besar bagi freelancer yang mampu memanfaatkan AI dengan baik.
Dengan bantuan AI, freelancer dapat meningkatkan produktivitas, menghasilkan karya yang lebih berkualitas, dan bahkan menawarkan layanan yang lebih variatif kepada klien.
Ditambahkannya, Sribu tidak tinggal diam menghadapi perkembangan AI.
Platform ini terus berupaya memastikan bahwa freelancer mereka memiliki keterampilan yang relevan dengan era digital.
Salah satu inisiatif terbaru Sribu adalah rencana peluncuran "Seribu Akademi", sebuah program pelatihan dan sertifikasi untuk freelancer.
"Kami ingin memastikan bahwa freelancer di Sribu tidak hanya mengandalkan AI, tetapi juga memiliki keterampilan yang mumpuni. Seribu Akademi akan menjadi wadah bagi mereka untuk meningkatkan kompetensi," katanya.
Selain itu, Sribu juga sedang mengembangkan fitur-fitur baru, seperti integrasi dengan layanan pembayaran digital, yang memungkinkan freelancer membayar tagihan langsung dari saldo mereka di platform.
Ini adalah bagian dari upaya Sribu untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para freelancer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sribu12.jpg)