Ikhtiar Telkomsel Berdayakan Talenta Digital AI, IndonesiaNEXT Lahirkan Ide Aplikasi Inovatif
Telkomsel menunjukkan komitmennya memberdayakan generasi muda Indonesia melalui IndonesiaNEXT 2025 seiring pesatnya perkembangan teknologi AI.
Aplikasi Synca kemudian tidak hanya menerjemahkan suara ke bahasa isyarat, namun juga membantu ke dalam menyimpulkan atau summarization.
"Jadi kalau misalkan teman-teman tuna rungu, tuna wicara itu mau baca lagi riwayat komunikasi mereka, mereka tinggal buka saja aplikasinya, di situ udah ada summarization yang pernah dibuat, riwayatnya, dan lain-lain," ungkapnya.
Aplikasi ini tidak hanya bermanfaat untuk komunikasi, namun juga pembelajaran.
"Misalkan mereka butuh buat pembelajaran secara online ataupun mereka butuh buat komunikasi pekerjaan dan lain-lain, jadi mereka nggak perlu takut ketinggalan pembicaraan saja," ungkapnya.
Kesempatan Berharga Talenta Digital
Atha mengungkapkan keikutsertaannya pada event IndonesiaNext 2025 yang diselenggarakan Telkomsel menjadi pengalaman berharga baginya.
"Ini pertama kalinya saya ikut lomba aplikasinya sampai jadi. Jadi itu benar-benar ngasih pengalaman baru buat saya, dan bisa ketemu sama teman-teman yang emang pengalamannya hebat-hebat banget," ungkap Atha.
Atha juga mengapresiasi Telkomsel yang telah mengembangkan IndonesiaNext sebagai wadah talenta muda mengembangkan inovasi teknologi.
"Telkomsel ngikutin perkembangan zaman, soal AI hingga IoT (Internet of Things). Telkomsel tahu kalau aplikasi sekarang kalau misalkan nggak ada integrasinya AI, itu bakal kurang buat narik usernya."
"Selain itu Telkomsel memberikan kesempatan untuk merealisasikan ide-ide brilian dengan ngasih domain gratis, mentor-mentor yang bagus, sertifikasi, dan juga banyak kesempatan yang mungkin kita nggak bisa mencapai sebelumnya," kesan Atha.
Sementara itu, Jason menilai IndonesiaNEXT merupakan program yang sangat membantu untuk anak muda sepertinya.
"Saya bisa mendapatkan sertifikasi dalam bidang teknologi yang bisa masuk ke CV saya, ada boothcamp pengembangan skill, seminar, saya juga bisa ketemu teman-teman dari seluruh Indonesia, dari berbagai daerah, dan bisa membangun kerja sama yang baik, komunikasi yang baik," ungkapnya.
Utamanya, Jason mendapat banyak peningkatan skill di bidang teknologi, khususnya AI.
"AI sangat saya sukai, saya bisa berkembang dan saya bisa membuat aplikasi full."
"Saya berharap IndonesiaNEXT bisa selalu berkembang supaya bisa mengajak lebih banyak anak muda, sehingga bisa membantu mencapai Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
Adapun sejak pertama kali digelar pada 2016, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 peserta dari 807 perguruan tinggi di 38 provinsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/INDONESIANEXT-2025-31243afda.jpg)