TOPIK
Kasus Jiwasraya
-
Tiga tersangka kasus dugaan korupsi Jiwasraya bungkam saat digiring keluar dari Gedung Bundar, Kejaksaan Agung RI menuju mobil tahanan.
-
Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral, Heru Hidayat keluar dari Gedung Bundar, Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, menggunakan rompi tahanan
-
Mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo pun ditetapkan menjadi tersangka dalam dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya
-
Benny Tjokrosaputro, hanya tertunduk saat dicecar sejumlah awak media ketika keluar dari Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Selasa(14/1/2020).
-
Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro ditetapkan menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
-
Gerindra berpendapat perlu dibentuk pansus, sedangkan PDIP menyarankan membentuk panja dalam penyelesaian Jiwasraya.
-
Ada kekhawatiran investor jadi ragu-ragu membeli anak usaha Jiwasraya jika DPR membentuk Pansus Jiawsraya
-
Kemarin, tujuh saksi, termasuk lima pejabat BEI, diperiksa jaksa penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
-
Kali ini, mereka memanggil 9 orang lagi dalam kasus yang membuat Jiwasraya merugi hingga Rp13,7 triliun tersebut.
-
Arya menilai saat ini yang terpenting adalah bagaimana cara mengembalikan uang nasabah Jiwasraya.
-
Kemarin, tujuh saksi, termasuk lima pejabat BEI, diperiksa jaksa penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
-
Kejaksaan Agung menyebut kasus dugaan korupsi yang membelit PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pernah dilaporkan Menteri BUMN Rini Soemarno.
-
Kejaksaan Agung saat ini sedang menyelidiki 55.000 transaksi terkait kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terhadap nasabahnya.
-
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya akan lebih dahulu menyelesaikan pembentukan pansus Jiwasraya.
-
Burhanuddin mengungkapkan, kerugian negara yang ditaksir asuransi Jiwasraya mencapai lebih dari Rp13,7 triliun hingga Agustus 2019.
-
Tiga anggota DPR RI meminta agar pimpinan DPR untuk membicarakan realisasi pembentukan Pansus Jiwasraya.
-
Suahasil menjelaskan, pengawasan yang kuat seharusnya bisa memberikan sinyal ketika perusahaan asuransi akan menghadapi masalah.
-
BPK menyatakan, kasus gagal bayar Jiwasraya tersebut masuk dalam kategori kerugian negara yang sangat besar mencapai hingga Rp 13,7 triliun.
-
Sebagian besar fraksi di DPR menyetujui adanya pembentukan panitia khusus (pansus) untik menyelidiki masalah keuangan Jiwasraya.
-
Nasabah Asuransi Jiwasraya (Persero) menolak rencana DPR RI membentuk Panitia Khusus (Pansus).
-
Alamsyah menyatakan, Ombudsman kini tengah menelisik laporan keuangan di BUMN asuransi.
-
Bamsoet menegaskan, tak hanya terhadap BUMN Asuransi, adudit perlu dilakukan terhadap BPJS Ketenagakerjaan dan juga BPJS Kesehatan.
-
Anggota Komisi III Arsul Sani menilai praktik menggoreng saham jamak terjadi di pasar modal.
-
"Sore ini permintaan pencegahannya dari Kejagung," kata Kasubbag Humas Imigrasi Ahmad Nursaleh
-
Mantan Komisaris Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Joni Wiguna mangkir dari panggilan Kejaksaan Agung, Kamis (9/1/2020).
-
Ia memastikan dalam waktu dua bulan, Kejagung akan mengungkap siapa dalang di balik kerugian negara dalam kasus Jiwasraya ini.
-
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut belum ada relevansi untuk memanggil mantan Menteri BUMN Rini Soemarno sebagai saksi dalam kasus Jiwasraya.
-
Komisi XI DPR RI menilai pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menyelesaikan sengkarut kasus gagal bayar Asuransi Jiwasraya masih belum perlu.
-
Secara keseluruhan BPK meminta waktu 2 bulan lagi untuk mengungkap kasus Jiwasraya secara tuntas.
-
Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, persoalan Jiwasraya sudah terjadi sejak 2006. Saat BUMN ini mengklaim mendapatkan keuntungan.
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved