TOPIK
WNI Disandera Abu Sayyaf
-
Kata Anggota DPR, Pasukan TNI Bisa Masuki Filipina Bebaskan Sandera Atas Mandat PBB
Charles memilih menggunakan terminologi operasi pembebasan ketimbang operasi militer.
-
Pangkostrad: Jika Diizinkan Filipina, Kami Akan Selesaikan dalam 3 Minggu
Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menjamin bahwa pasukannya saat ini sudah siap diterjunkan ke Sulu, Filipina
-
Istri Korban Penculikan Minta Perusahaan Segera Bayar Tebusan
Resyana Piter Boro (33), istri Laurensius Lagadoni Koten meminta Chia Tong Lim untuk segera membayar tebusan yang diminta penculik suaminya.
-
Menteri Retno Prioritaskan Penjagaan Tugboat untuk Pengiriman Batu Bara
Pengiriman batu bara akan lebih didisiplinkan, karena masih adanya kapal Tugboat yang melanggar jalur aman.
-
Menteri Luhut Jelaskan Adanya Kemungkinan Personel Bersenjata di Atas Kapal
Peraturan yang mengatur persenjataan awak kapal sudah diatur di dalam Peraturan Menteri Pertahanan
-
Menhan RI, Malaysia, dan Filipina Bahas Aturan Main Patroli Bersama di Laut Filipina Selatan
"Saat ini dalam proses finalisasi, kita harapkan bahwa ini bisa segera diselesaikan dalam waktu dekat," ujar Nasir.
-
Usaha Pemerintah Terganjal Operasi Militer Filipina
Pemerintah terus berupaya agar patroli gabungan antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, dapat terealisasi.
-
Menhan Akan Bahas Kemungkinan TNI Ikut Bebaskan Sandera di Filipina
Ryamizard mengatakan hal itu akan dibicarakan detail dengan Menteri Pertahanan Malaysia dan Filipina.
-
Puluhan Polwan Menjaga Aksi Demo KSPI di Depan Kedubes Filipina
Para Polwan disiagakan sejak pagi untuk menjaga aksi oleh para buruh KSPI agar bejalan tertib.
-
Protes Penyanderaan ABK, Ratusan Massa KSPI Demo Kedubes Filipina
"Ini merupakan aksi solidaritas kami untuk kawan-kawan kita yang di sandra oleh kelompok Abu Sayyaf," kata Husni.
-
Massa KSPI Aksi Solidaritas di Depan Kedutaan Besar Filipina
Massa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi solidaritas untuk Warga Negara Indonesia yang ditahan pihak Abu Sayyaf.
-
Politikus NasDem: Sudah Waktunya Pasukan Khusus TNI Turun Tangan
Prananda menyatakan sudah waktunya personel pasukan khusus Indonesia dilibatkan mengamankan kapal-kapal angkut batubara berbendera Indonesia.
-
Setya Novanto: Jangan Ada Lagi Toleransi dan Negosiasi dengan Kelompok Abu Sayyaf
Setya Novanto menyatakan keprihatinannya kembali terjadi penyanderaan WNI oleh kelompok Abu Sayyaf, di perairan Filipina dan Malaysia.
-
Pemerintah Harus Terbitkan Travel Warning
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menyayangkan penyanderaan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) kembali terjadi.
-
Ketua KSPI Minta Menaker Diganti
Sahid mengungkapkan harusnya (Kemenaker) tidak boleh diam saja dengan permasalahan penyanderaan ABK
-
Penculik Tiga TKI Asal NTT Minta Tebusan 200 Juta Peso
Kelompok bersenjata yang melakukan penculikan terhadap tiga TKI asal NTT di Negara Bagian Sabah, Malaysia meminta tebusan hingga 200 juta peso.
-
Penyaderaan ABK, Ketua KSPI: Masa Bisa Sampai Empat Kali
Sahid berangapan penyandraan yang terjadi berulang-ulang disebabkan pemerintah indonesia
-
Pemerintah Malaysia Harus Bertanggung Jawab Atas Penyanderaan 3 WNI
Penculik menggunakan perahu panjang mengenakan baju warna hitam dan celana loreng
-
Tiga TKI Diculik, Kapal Perang TNI Menyisir di Malaysia
Tiga kapal perang TNI disiagakan untuk menyisir Perairan Malaysia menyusul penculikan tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
-
Wapres: Para Penculik Terlalu Ditoleransi
Pemerintah juga tidak pernah memfasilitasi pihak terkait untuk membayar tebusannya.
-
Anggota Komisi I Nilai Operasi Militer Bisa Jadi Opsi Dalam Pembebasan Sandera
Pembayaran uang tebusan untuk pembebasan sandera harus dihindarkan dan jangan sampai terjadi lagi.
-
Jumlah Makin Meningkat, Dicurigai Ada Yang Bayar Tebusan untuk Bebaskan Sandera
Karena terus menerus ABK asal Indonesia menjadi target dari kelompok Abu Sayyaf ketika melewati jalur perairan Filipina
-
Serangan Anti-Teror Filipina Tewaskan 40 Militan Abu Sayyaf
Serangan dilakukan di sejumlah titik lokasi, termasuk di hutan-hutan Provinsi Sulu
-
Komisi I: Bebaskan Sandera Jangan Pakai Tebusan
pembebasan sandera itu jangan menggunakan uang tebusan.
-
Selasa Depan Pertemuan Tiga Menteri Pertahanan Bahas Patroli Gabungan
Rencana akan merumuskan secara detail mengenai trilateral patroli
-
Patroli Gabungan Belum Berjalan, Indonesia Cari Opsi Lain Hindari Perompakan
Sejak 2016 ini saja, sudah empat kali WNI disandera oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf.
-
Silang Pendapat Menhan dan Panglima TNI Dimanfaatkan Perompak untuk Sandera WNI
Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya menilai pelaut Indonesia telah menjadi incaran kelompok bersenjata.
-
Kalau Presiden atau Menteri yang Turun, Penyandera Makin Senang Dapat Atensi Secara Nasional
Selain itu juga dia meminta media massa jangan over exposed karena itu akan menjadi alat penyandera untuk menekan pemerintah.
-
Perusahaan Kapal dan Nakhoda tak Taat Imbauan Pemerintah, ABK Kembali Disandera
Penyanderaan kembali terjadi untuk kesekelian kalinya, karena perusahaan tidak mentaati moratorium pemerintah
-
'Saatnya Diplomasi Senjata Atasi Pembajakan'
Seakan Warga Indonesia dianggap sasaran empuk yang mudah diculik oleh kelompok penyadera.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved