TOPIK
Demo Tolak RUU KUHP dan KPK
-
Kepolisian hingga saat ini masih berupaya menyelidiki kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) bernama Randi.
-
Namun, ibu Maulana Suryadi, Maspupah (49), menyebut putranya itu meninggal bukan karena asma.
-
Bermula pada ikutnya sejumlah pelajar ini pada aksi mahasiswa yang menolak pengesahan rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) pada 24 Septem
-
Pria itu nampak terus menginterogasi Ninoy sekaligus menyampaikan pernyataan bernada ancaman penganiayaan.
-
Koalisi Indonesia Kerja (KIK), tetap menolak jika Presiden Jokowi menerbitkan perppu untuk membatalkan UU KPK yang disahkan DPR RI.
-
Penyidik Bid Propam Polda Sulsel baru menahan dua oknum polisi bermasalah, pasca demonstrasi penolakan RUU KPK.
-
Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengkritik soal demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa akhir-akhir ini.
-
Pengamat politik sekaligus aktivis '98, Fadjroel Rahman ikut berkomentar soal demo mahasiswa akhir-akhir ini.
-
Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menjelaskan alasannya selama ini terus memberikan kritikan terkait demo mahasiswa akhir-akhir ini.
-
Ulah demo yang berujung anarkis hingga menghancurkan motor dan fasilitas publik dikecam oleh Hendropriyono.
-
Perwakilan mahasiswa mendesak negara membuat adanya agenda jajak pendapat antara negara, presiden, dengan mahasiswa sampai 14 Oktober.
-
Jika Presiden menerbitkan Perppu untuk mencabut UU KPK hasil revisi, maka hal itu akan mengecewakan partai politik, terutama pendukungnya di parlemen
-
Ibunda Faizal Amir, Siti Asmah Ratu Agung, tidak jadi membuat laporan polisi di Bareskrim Polri, Jumat (4/10/2019).
-
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan uang tersebut diberikan kepada ibunda Suryadi bernama Maspupah.
-
Berikut kronologi meninggalnya demonstran di kawasan Slipi pada Rabu (25/9/2019). Sang ibu sempat curiga karena banyak memar di tubuh anaknya.
-
Pasalnya BEM UIN dan BEM Trisakti diam ketika sedang membahas komentar Mahfud MD.
-
Presiden BEM UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Sultan Rivandi merasa mahasiswa tak bisa dikatakan 'Melunjak' saat menolak undangan Jokowi.
-
Kepala Instalasi Forensik RS Polri, Kombes Pol Edy Purnomo mengatakan tidak ada pendarahan pada jasad pemuda bernama Maulana Suryadi atau Yadi
-
Presiden BEM UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Sultan Rivandi menyatakan pihaknya pernah melakukan pertemuan secara tertutup dengan Jokowi.
-
Pemindahan itu dilakukan dengan alasan banyak penyakit di rumah sakit. Nantinya, kata dia, Faizal tetap akan didampingi oleh perawat.
-
Namun, saat disinggung kemungkinan pelaku penganiayaan anaknya berasal dari pihak kepolisian, Ratu enggan menduga-duga.
-
RS Polri Kramat Jati mengatakan pihaknya tidak menemukan adanya bekas tanda penganiayaan di tubuh Maulana Suyadi alias Yadi.
-
Maulana Suryadi tewas saat kerusuhan demo di sekitar Gedung DPR, sang ibunda, Maspupah (50), justru tak percaya dengan penjelasan polisi.
-
BEM Trisakti ngaku tak diundang Jokowi untuk diskusi, berikan dua saran ini jika pemerintah ingin undang mahasiswa lagi.
-
Ali Mochtar Ngabalin meminta mahasiswa untuk tidak menekan presiden Jokowi. Baginya, penerbitan Perpu sepenuhnya wewenang presiden.
-
Wafatnya mereka membuat organisasi mahasiswa merasa kehilangan. Sebagai bentuk rasa duka mendalam, organisasi mahasiswa, Pergerakan Mahasiswa Islam In
-
Dia mengklaim, negara memberikan ruang bagi warganya untuk menyampaikan aspirasi dihadapan publik.
-
Edi juga mengaku tidak tahu soal adanya pemberian amplop berisi uang sebesar Rp 10 juta ke pihak keluarga untuk mengurus jenazah Maulana.
-
"Ada 4 jurnalis. Ini masih proses pembuatan pelaporan mas," ujar Direktur Eksekutif LBH Pers, Ade Wahyudin, saat dikonfirmasi, Jumat (4/10/2019).
-
Jika sistem negara tidak berfungsi dengan baik, maka sangat berisiko bagi pertahanan dan keamanan negara.