TOPIK
Pembatasan BBM Bersubsidi
-
Pemerintah diminta tidak gegabah mengambil keputusan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.
-
"Kami khawatir daya beli masyarakat akan melemah," kata Ferry.
-
Jika naik Rp 2.000 per liter penghematannya sebesar Rp 95 triliun, dan naik Rp 1.000 penghematannya sebesar Rp 48 triliun selama satu tahun.
-
Fahri mengatakan sikapnya sama dengan PDI Perjuangan terkait harga BBM.
-
Di buku putih tersebut, PDIP merekomendasikan beberapa hal yang perlu diperbaiki pemerintah terkait tata kelola migas.
-
Effendi Simbolon mengungkapkan, sebagai seorang wakil rakyat dirinya tak melihat ada langkah nyata pemerintah membenahi sektor energi.
-
Pemerintahan Joko Widodo berencana menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.
-
"Kenapa ya malah Pak JK yang begitu bernafsu menaikkan harga BBM?" ujar Effendi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2014) siang.
-
"Siapa Sudirman Said? Siapa Rini Soemarno? Siapa itu Sofyan Djalil? Apa mereka ini yang membawa garis liberal ekonomi (neolib)?" ujar Effendi.
-
"Meski harga BBM dinaikkan, tidak akan terjadi kenaikkan harga KPR karena hal tersebut tetap akan disubsidi oleh pemerintah," kata Maryono.
-
Kalla menegaskan, kenaikan harga BBM akan terjadi pada bulan November ini. "Pokoknya bulan ini," kata Kalla.
-
"Sekarang ini sih enggak ada yang naik, semua masih normal," papar Dewi.
-
Pemerintah dikabarkan bakal menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat.
-
Presiden Joko Widodo menolak menjawab kepastian wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak
-
Dari penelusuran Warta Kota, sejumlah pedagang mengeluhkan lonjakan harga meski pemerintah belum menetapkan kenaikan harga BBM.
-
Muhaimin mengatakan, subsidi BBM memang memberatkan keuangan negara karena mencapai Rp 400 triliun.
-
Paling tidak ada tiga masalah pokok yang bakal dihadapi mereka selain kenaikan tarif angkutan
-
Analisis perhitungan tersebut sudah memasukkan biaya-biaya supir, maintenance, depresiasi armada, asuransi
-
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), menggelar rapat kabinet terbatas terkait subsidi BBM bersama sejumlah kementerian
-
Kapolri Jenderal Polisi Sutarman melakukan deteksi dini terkait adanya kenaikan harga bahan bakar minyak
-
Menurut IMM, jika harga BBM jadi dinaikkan pada bulan November nanti, maka terbukti bahwa Jokowi bukanlah presiden yang prorakyat.
-
PDIP selaku partai pengusung Jokowi-JK bersama Koalisi Indonesia Hebat, harus membuktikan sikap mereka selama 10 tahun menolak kenaikan harga BBM
-
Nico sendiri mengaku setuju apabila harga BBM dinaikkan.
-
Namun, dampaknya hanya bersifat sementara karena ada pembalikan arah menuju titik equilibirum baru.
-
"Kami melihat market (pelaku pasar) meminta Jokowi untuk naikan BBM pada November," kata Lukas, Jakarta, Rabu (15/10/2014)
-
"Insentif dulu, baru naikkan harga BBM. Jadi jangan sama seperti presiden-presiden lalu," kata Michael.
-
Bila Jokowi berani menaikkan harga BBM, menurut Fauzi, maka pasar ekonomi akan bereaksi positif.
-
Drajad menilai meski secara ekonomi, menaikkan harga BBM sangat diperlukan.
-
Presiden terpilih Joko Widodo membantah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dipastikan naik
-
(KPPU) saat ini masih mengkaji kebijakan BPH Migas terkait larangan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premiun di SPBU jalan tol.