TOPIK
Penemuan Mayat di Jalan Tol
-
2 April, Polda Metro Jaya bakal menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Ade Sara
-
Kabar yang menyebut Hafitd disiksa sesama tahanan selama di sel polda metro dibantah pihak kepolisian. Mana yang benar terjadi?
-
Kombes Pol Rikwanto mengatakan selama ditahan, tidak ada perlakuan spesial pada sepasang kekasih tersebut.
-
Dua tersangka pembunuh Ade Sara Angelina Suroto, yakni Ahmad Imam al Hafitd dan Assyifa Ramadhani, belum mendapat kunjungan keluarga.
-
Yang dominan melakukan penganiayaan terhadap Ade Sara adalah Hafitd. Penculikan direncanakan sebelumnya. Hukuman mati?
-
Penyidik Polda menjerat Ahmad Imam Al Hafitd (19) dan Assifa Rahmadhani (19), tersangka pembunuh Ade Sara dengan tiga pasal berlapis.
-
Kombes Pol Rikwanto mengatakan saat ini kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto (19), sudah mulai masuk pemberkasan.
-
Polda Metro Jaya minggu depan akan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto (19).
-
Munculnya kicauan Twitter menamakan diri Assyifa dipastikan sebagai akun palsu. Assyifa tak lagi pegang smartphone atau HP sejak ditahan.
-
Mengenai adanya kicauan twitter yang menamakan diri Assifa, polisi menegaskan twitter itu bukan kicauan Asiffa.
-
Kisah-kisah rangkaian pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto (19) terus digali dari kedua tersangka
-
Kompol Antonius Agus mengatakan, saat mengetahui Ade Sara Angelina Suroto tewas, kedua tersangka langsung panik.
-
Tersangka sempat menendang korban dengan kaki kiri ke arah leher korban.
-
Saat itu, korban belum sempat mengikuti les bahasa Jerman dan kembali diajak masuk ke dalam mobil
-
Ahmad Imam Al Hafitd (19), tersangka pembunuhan terhadap Ade Sara Angelina Suroto (19) sudah setahun lalu memiliki alat setrum
-
Mereka mengatakan menyuruh Sara buka baju supaya tidak lagi mau kabur.
-
Elisabeth Diana (40) dan Suroto (41), mengaku kehilangan keceriaan putri semata wayangnya Ade Sara Angelina Suroto (19).
-
Elisabeth Diana Dewayani (40) dan Suroto (40), terlihat tetap tegar.
-
Satu minggu pasca dikuburnya Ade Sara Angelina Suroto (19), yang menjadi korban pembunuhan, kedua orang tuanya Elisabeth
-
Ayah almarhumah Ade Sara Angelina, Suroto, berharap ponsel milik anaknya dapat kembali, setelah dijual oleh pelaku pembunuhan.
-
Hafitd pernah ditolak Ade Sara mantannya
-
Semalam sekitar pukul 20.00 WIB (orang tua Hafiz dan Syifa) datang ke rumah untuk meminta maaf
-
Dua sejoli pembunuh Ade Sara Angelina Suroto (19), yakni Ahmad Imam Al Hafidz (19) dan Asyifa Ramadani (18)
-
Setelah sepekan kasus ditemukannya jenazah Ade Sara Angelina Suroto (19), akhirnya orangtua pelaku datangi rumah keluarga korban.
-
Suroto pun, lanjutnya, menerima permintaan maaf. Bahkan perbuatan kedua pelaku pun juga dimaafkannya
-
Aksi kekerasan Hafitd dan Syifa terhadap Ade Sara terjadi setelah ada pemicu puncak yang membuat pelaku bertindak sadistis.
-
sejak tertangkapnya Assyifa dan Hafitd, mereka sudah tidak diperbolehkan menggunakan alat komunikasi apapun.
-
selama beberapa jam menjalani pemeriksaan kejiwaan, keduanya masih bersikap wajar
-
selama beberapa jam menjalani pemeriksaan kejiwaan, keduanya masih bersikap wajar.
-
Saat ditahan di Mapolresta Bekasi, Hafitd dan Syifa tidak menunjukkan adanya kelainan kejiwaan atau pun kelainan psikologis