TOPIK
Polri Vs KPK
-
Pernyataan KPK yang mengaku diteror menimbulkan berbagai isu liar dan pastinya menyudutkan pihak Polri.
-
Salah satu hal yang dibahas adalah mengenai nasib 21 penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penggunaan senjata api.
-
Taufiequrachman Ruki, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan langsung berkordinasi dengan Polri di Mabes Polri
-
Anggota Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin mengingatkan, agar seluruh kader PDI-P mendukung keputusan Presiden Joko Widodo terkait pergantian Kapolri
-
Budi Waseso menegaskan seluruh laporan terhadap pimpinan KPK mulai dari Abraham Samad, Bambang W, Adnan Pandu dan Zulkarnen tetap berproses
-
Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan untuk mengajukan kasasi terhadap putusan praperadilan Komisaris Jenderal Budi Gunawan.
-
Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan, prioritas orang yang ditemuinya seusai pelantikan adalah Jaksa Agung dan Wakapolri
waka
-
Dari sisi publik, keputusan presiden menunjuk calon kapolri baru telah mendapat respon positif
-
Komjen Pol Badrodin Haiti menganggap rencana diperiksanya 21 penyidik KPK terkait penggunaan senjata api merupakan hal yang biasa.
-
Busyro tidak sependapat dengan anggapan jika saat ini KPK dilemahkan Polri.
-
Presiden memilih Taufiqurahman Ruki, Indriyanto Seno Adji dan Johan Budi sebagai Plt Pimpinan KPK.
-
"Dan juga telah selesai dilakukan uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR dalam kaitan pengisian kekosongan Pimpinan KPK tersebut," ujar Didik.
-
Sebelumnya, Nursyahbani menceritakan peneror bom di rumahnya berasal dari nomor 087864272394 sekitar pukul 22.40 WIB
-
Tak berapa lama, Nursyahbani langsung melaporkan kepada Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti
-
Melalui pesan singkat, Nursyahbani menceritakan ancaman tersebut
-
Ia mengaku hanya bisa memanjatkan doa agar Allah memberikan kekuatan dan kesabaran
-
Nursyahbani bersama Al Ghifari merupakan satu dari sekian banyak kuasa hukum BW
-
"Katanya, 'Jadi jubir dan sesudaj jadi deputi saja jadi jarang pulang ke rumah. Apalagi, nanti. Belum lagi kondisi KPK sekarang ini.'"
-
"'Siap, Pak JK'. Saya bilang, 'Demi Indonesia dan untuk lembaga ini, saya siap, Pak,'" terangnya.
-
"Sudah saatnya kita mempertimbangkan mereformasi Polri secara menyeluruh dan tuntas. Dengan menempatkan Kapolri tidak pada wilayah politik."
-
"Memutuskan sesuatu dengan cepat itu baik. Tapi memutuskan dengan tepat dan equal treatment itu jauh lebih baik. Dan itu yang belum terjadi."
-
"Kita berharap institusi KPK dan Polri harus memperbaiki diri. Koordinasi antara KPK, Polri dan kejaksaan harus diperbaiki, jangan sampai renggang."
-
"Ini belum selesai dan masih panjang. Calon Kapolri masih diajukan ke DPR," papar Topo.
-
"Pak JK bilang, 'Nih Pak Johan dari pagi dikontak tidak bisa. Saya bilang, 'Maaf Pak, pukul 5 (pagi) dari kantor, pukul 6 baru tidur. Ada apa Pak?'"
-
"Saya sama sekali tidak menyangka dan terkejut ditunjuk jadi Plt (pelaksana tugas) pimpinan KPK," ujar dia.
-
Semua pihak diminta harus menghormati hak prerogatif Presiden tersebut.
-
PSHK menilai langkah Joko Widodo untuk membatalkan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri tidak cukup dan tidak menyelesaikan masalah
-
Ruki adalah salah satu perwira tinggi senior dari kepolisian.
-
"Kalau kita melihat perkembangan terakhir, ini terlambat," kata Fadli Zon.
-
Budi menegaskan, mendukung sepenuhnya karena merupakan hak preogratif presiden.
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved