TOPIK
Ujaran Kebencian
-
MUI Apresiasi Wakapolri yang Larang Polisi Sebut Pelaku Penyebar Hoaks Sebagai Muslim
MUI menyambut baik Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Syafruddin yang melarang anggota...
-
Berkas Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Akan Dilimpahkan ke Kejaksaan
Setelah sempat dikembalikan oleh Kejaksaan, Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (12/3/2018) akan kembali melakukan pelimpahan berkas tahap 2 tersangka
-
Kapolri Buka-bukaan soal Isu Penyerangan Ulama dalam Pengajian Muhammadiyah
Setelah dilakukan rekonstruksi, diketahui bahwa peristiwa itu dibuat-buat dan tidak benar-benar terjadi.
-
PPATK Dilibatkan Telusuri Dana Kelompok MCA
Bareskrim Polri akan bekerjasama dan berkoordinasi dengan PPATK untuk menelusuri dana atau rekening para anggota kelompok penyebar berita bohong.
-
Soal Dana Muslim Cyber Army, Polri Akan Gandeng PPATK
Menurut Setyo, PPATK juga bisa membantu Bareskrim mengungkap adanya aliran dana mencurigakan
-
Pernah Jadi Wartawan, Tersangka Penyebar Hoax Hanya Dapat Rp 300 Ribu
KB (30 tahun), pria yang menyebarkan konten hoaks melalui berbagai situs berita abal-abal ternyata pernah berprofesi sebagai wartawan.
-
Mahfud MD: Siapapun Pembuat Hoaks Harus Ditangkap, Membahayakan Negara
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, menegaskan bahwa siapa pun yang melakukan hoaks harus berurusan dengan hukum.
-
Politikus PKS Puji Polri yang Tangkap Penghina Pimpinan FPI dan Prabowo
Pelaku berinisial KB ini ditangkap di kawasan Jakarta Timur, Rabu (6/3/2018) malam. Diketahui KB juga seorang lulusan sarjana teknik.
-
Ini Identitas Pria yang Menyebar Hoaks tentang Rizieq Shihab dan Prabowo di Medsos
KB (30 tahun), pria yang menyebarkan konten hoaks melalui berbagai situs berita abal-abal ternyata pernah berprofesi sebagai wartawan.
-
Bareskrim Cokok Penghina Pimpinan FPI dan Prabowo Lewat Situs Abal-abal
Pelaku berinisial KB ini ditangkap di kawasan Jakarta Timur, Rabu (6/3/2018) malam. Diketahui KB juga seorang lulusan sarjana teknik.
-
PPATK Belum Terima Permintaan Polri Telusuri Aliran Dana MCA
Ujar Kiagus, meski tanpa diminta pihak kepolisian, kemungkinan mengungkap bisa terjadi, ketika pihaknya memiliki data.
-
Kabareskrim: Tidak Akan Berhenti di MCA
Menurutnya, penyebaran berita bohong dan fitnah menjelang momen pilkada dan pilpres akan tetap terjadi.
-
Jazuli Juwaini: Stop Hoax yang Sebabkan Instabilitas Bangsa
Jazuli mengingatkan, aparat penegak hukum untuk mengusut penyebaran hoaks secara transparan, jujur dan adil.
-
Tak Mau Menduga-duga, Jusuf Kalla Tunggu Siapa Aktor Dibalik MCA
Kalla pun meminta semua pihak untuk menunggu hasil penyedikan oleh Kepolisian Republik Indonesia.
-
MUI Sebut Buzzer Penyebar Gosip Profesi Haram
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi menegaskan para buzzer penyebar gosip masuk dalam kategori profesi haram.
-
MUI Dukung Polri Usut Tuntas Muslim Cyber Army
Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid mendukung upaya Polri memberantas hoaks dan ujaran kebencian yang banyak ditemui di media sosial.
-
Tugas Efektif Sniper MCA Membagi Berita Bohong dan Sebarkan Virus
Sniper akan melakukan serangan terhadap kelompok lawan dengan cara membuat berita-berita bohong yang kemudian dibagikan ke akun-akun kelompok MCA lain
-
Kelompok MCA Bermotif Politik, Diduga Ingin Melakukan Kudeta terhadap Pemerintahan Lewat Medsos
Polisi menyebut hoaks penyerangan ulama bermotif politik dan dilakukan kelompok Muslim Cyber Army (MCA) bersama eks kelompok Saracen.
-
Tanggapan Polri Terkait Pernyataan Fadli Zon, Polisi Tebang Pilih Usut Ujaran Kebencian
"Tidak ada (tebang pilih). Ada beberapa kasus yang cepat, ada yang perlu pembuktian," kata dia.
-
Polisi: Ada Anggota Eks Saracen yang Sudah Ditangkap
Menurut Gatot, Kedua kelompok tersebut disebut sebagai penyebar berita hoax terkait penyerangan ulama beberapa waktu lalu.
-
Tugas BG, Admin MCA yang Ditangkap di Sumut Menurut Polisi
"(BG) Mampu menonaktifkan lebih dari 300 akun FB setiap bulannya," kata Fadil.
-
Polri Masih Enggan Beberkan Pemberi Dana Muslim Cyber Army
Disinggung mengenai kemungkinan adanya kesamaan pemberi dana dengan kelompok Saracen, Gatot tidak menjawab dengan lugas.
-
Polri Temukan Koneksi Antara MCA dan Saracen
Fadil mengungkap jika para pelaku penyebar hoax terkait penyerangan ulama yang ditangkap di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur terhubung
-
Wiranto: Tunggu Saja, Pemerinta Bisa Bongkar MCA
Ia berujar sebelumnya telah memperingatkan berbagai pihak untuk tak main-main menggunakan isu hoax.
-
Lagi, Polri Tangkap Admin Muslim Cyber Army di Sumut
Menurut Fadil, Bobby kerap membagikan konten hoaks, ujaran kebencian, dan diskriminasi
-
Polri Sebut Motif Politik Dorong MCA dan Eks Saracen Sebar Hoax Penyerangan Ulama
Kasatgas Nusantara Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan dua kelompok ini melakukannya dengan motif politik.
-
Gara-gara Foto, Fadli Zon Laporkan Pemilik Akun Ananda Sukarlan ke Bareskrim Polri
Diduga Sebar foto hoaks bareng admin Muslim Cyber Army (MCA), Wakil Ketua Partai Gerindra, Fadli Zon, polisikan pemilik akun Ananda Sukarlan.
-
Mantan Anggota MCA Mengaku Sebar Penghinaan Terhadap Panglima TNI
Polisi menahan Ifan Taufani, warga Cilegon. Ifan mengaku menyebar penghinaan terhadap Panglima TNI dan pejabat negara.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved