Kopi asal Pangalengan Bandung Mendunia, dari Dubai Hingga ke Thailand
Pangalengan merupakan wilayah pegunungan yang memiliki udara sejuk di selatan Bandung, Jawa Barat.
TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Ermawati (59) bersama adiknya Yuldi Edward hadir dalam pameran bahan pangan dan kesehatan Food bahan pangan dan kesehatan, Food Ingredients Asia Thailand atau FI Asia Thailand dan Vitafoods Asia 2025 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand.
Keduanya datang langsung dari Pangalengan, Bandung, Jawa Barat sejak Selasa, 16 September 2025 mengikuti FI Asia Thailand dan Vitafoods Asia 2025 selama tiga hari 17-19 September 2025.
Erma bersama Yuldi datang ke Bangkok, Thailand dengan membawa produk andalannya berupa kopi yang mereka olah sendiri dari kebunnya yang berada di Pangalengan.
Pangalengan merupakan wilayah pegunungan yang memiliki udara sejuk di selatan Bandung, Jawa Barat.
Erma mengaku bangga bisa memperkenalkan produk kopinya kepada masyarakat dunia.
"Saya senang bisa bertemu orang luar, memperkenalkan kopi Indonesia dari Bandung, Pangalengan," ujar Erma saat berbincang dengan Tribunnews.com di stand pameran.
Erma yang berprofesi sebagai guru mengaku membantu adiknya memasarkan kopi dari kebun milik keluarganya.
Ia sudah dua kali datang ke Thailand mengikuti pameran FI Asia dan Vitafoods Asia yang digelar Informa Markets melalui Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia.
Ia pun mengatakan permintaan pasar terhadap kopi yang diproduksinya cukup tinggi. Kopi robusta dan arabika yang ditawarkannya memiliki banyak macam, ada yang masih berbentuk biji dan ada yang telah dihaluskan
Selain itu, ada tiga pilihan rasa dari kopi yang ditawarkannya yakni fullwash dua, honey proses, dan natural.
Ketiga rasa kopi tersebut lahir karena perbedaan proses pengolahan.
"Rasa yang natural lebih banyak diminati. Kopi memang menyehatkan, terlebih diminum tanpa gula," ucapnya.
Yuldi Edwar pun menceritakan bagaimana kopi yang diproduksinya bisa hadir di Bangkok Thailand.
Berawal saat dirinya mengikuti komunitas bisnis hingga akhirnya produknya mendapat kesempatan tampil di Dubai Expo pada 2022.
Saat itu, produknya hanya ditampilkan dalam bentuk softcopy di layar LCD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kopi-pangalengan-skjdf.jpg)