Selasa, 9 Juni 2026

Pramugari Ungkap Alasan Mereka Jarang Minum Kopi atau Teh di Pesawat

Banyak pramugari menghindari kopi dan teh di pesawat karena khawatir terhadap kebersihan tangki air yang digunakan untuk membuat minuman panas.

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
Pexels
TIPS PERJALANAN - Foto ilustrasi pramugari di dalam pesawat. Banyak pramugari menghindari kopi dan teh di pesawat karena khawatir terhadap kebersihan tangki air yang digunakan untuk membuat minuman panas. 

Ringkasan Berita:
  • Banyak pramugari menghindari kopi dan teh di pesawat karena khawatir terhadap kebersihan tangki air yang digunakan untuk membuat minuman panas.
  • Beberapa penelitian dan inspeksi menemukan sebagian sistem air pesawat tidak selalu memenuhi standar kualitas air yang ideal.
  • Awak kabin umumnya lebih menyarankan penumpang memilih minuman dalam kemasan tertutup atau membeli kopi sebelum naik pesawat.

 

TRIBUNNEWS.COM - Di dalam kabin pesawat pada penerbangan pagi, secangkir kopi atau teh hangat mungkin terdengar seperti pilihan yang tepat untuk membuat tubuh tetap hangat dan terjaga. Namun, tanyakan kepada pramugari berpengalaman, dan banyak dari mereka akan menyarankan Anda untuk melewatkan kopi atau teh tersebut.

Mengutip southernliving.com, meskipun awak kabin tetap tersenyum saat menyajikan minuman panas, banyak dari mereka mengaku tidak akan meminumnya sendiri, bahkan sudah bertahun-tahun menghindarinya.

Kami berbicara dengan sejumlah pramugari aktif maupun mantan pramugari dari berbagai maskapai besar dan internasional. Hampir semuanya menyampaikan peringatan yang sama: air yang digunakan untuk membuat minuman panas di pesawat berasal dari tangki air di dalam pesawat yang kebersihannya belum tentu sebaik yang diharapkan.

Sebagian awak kabin menghindarinya sama sekali, sementara yang lain mencari alternatif yang dianggap lebih aman. Namun, mereka umumnya sepakat bahwa risiko tersebut mungkin tidak layak diambil.

Tangki Air Jarang Dibersihkan Secara Menyeluruh

"Saya tidak minum kopi di pesawat," kata seorang pramugari yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurutnya, air panas di pesawat sering kali berbau klorin. Jika tidak berbau, justru membuatnya semakin curiga.

Bau tersebut kemungkinan berasal dari bahan kimia disinfektan yang digunakan untuk membersihkan tangki air yang tidak sering dibersihkan secara menyeluruh.

Beberapa pramugari mengatakan mereka pernah melihat bagian dalam tangki air saat proses perawatan pesawat, dan kondisinya tidak selalu menyenangkan.

Baca juga: Pakar Perjalanan Ungkap Celana yang Sebaiknya Tidak Dipakai Saat Naik Pesawat

"Saya pribadi menghindari minuman panas yang dibuat dari air tangki pesawat," kata Miriam Lawson, mantan pramugari sebuah maskapai besar Amerika Serikat yang bekerja selama tujuh tahun.

"Saya pernah melihat bagian dalam tangki tersebut saat perawatan pesawat. Sejak itu saya lebih memilih air kemasan, minuman bersoda, atau minuman beralkohol ketika terbang."

Kaz Marzo, mantan pramugari yang kini menjadi manajer operasional penerbangan dengan pengalaman lebih dari 12 tahun, memiliki pandangan serupa.

"Saya pernah menyaksikan sendiri kru perawatan mengabaikan prosedur pembersihan tangki yang semestinya. Selain itu, pipa-pipa air juga dapat mengalami penumpukan mineral seiring waktu."

Ia menyarankan penumpang memilih minuman dalam kemasan tertutup seperti kaleng atau botol.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved