Rabu, 8 April 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Malam Kesenian

SMAK Ricci I Tampilkan Simfoni Cinta untuk Negeri

Gesekan biola, dentingan piano, dan bunyi alat-alat musik lainnya menyelimuti ruangan ICC, Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat (22/3/2012).

Editor: Anton
SMAK Ricci I Tampilkan Simfoni Cinta untuk Negeri - ricci11.JPG
IST
Ricci Youth Orchestra menampilkan lagu-lagu pop, daerah, dan nasional dalam acara malam kesenian SMAK Ricci I, Kamis (22/3/2012) bertempat di lantai sepuluh ICC, Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat.
SMAK Ricci I Tampilkan Simfoni Cinta untuk Negeri - ricci21.JPG
IST
Irene Josephine menampilkan solo piano “Ballad No.1” karya Chopin dalam acara malam kesenian SMAK Ricci I, Kamis (22/3/2012) bertempat di lantai sepuluh ICC, Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat.
SMAK Ricci I Tampilkan Simfoni Cinta untuk Negeri - ricci31.JPG
IST
SMAK Ricci I Choir diiringi Ricci Youth Orchestra dalam acara malam kesenian SMAK Ricci I, Kamis (22/3/2012) bertempat di lantai sepuluh ICC, Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat.

Citizen Journalism oleh Andreas Purwo Santoso, Pendididik SMA Ricci Jakarta

GESEKAN biola, dentingan piano, dan bunyi alat-alat musik lainnya menyelimuti ruangan ICC, Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat (22/3/2012). Para penonton yang berjumlah sekitar seribu lima ratus orang dimanjakan oleh Ricci Youth Orchestra yang mengiringi : Singleseed Band, resital piano oleh Irene Josephine (alumnus SMAK Ricci I 2011), solo vokal oleh Yovita (XII.IPS), duet vokal Marshella&Ayu (alumni SMAK Ricci I), SMPK Ricci I Choir, dan SMAK Ricci I Choir. Orkestra asuhan Dominikus Catur ini menampilkan 14 lagu, beberapa diantaranya lagu-lagu daerah dan nasional.

Ricci Youth Orchestra terdiri dari para insan musik profesional dan para siswa SMAK Ricci I, yaitu : Stella (X.3), Fiorent (X.4), Maya (X.4), Metta (X.4), dan Cathlin (XI.1) sebagai pemain biola II, serta Irene (Alumnus SMAK Ricci 2011) sebagai pianis. ”Mereka semua, kecuali Irene belajar musik dari nol, termasuk para siswa yang terlibat dalam ansembel gitar. Jadi suatu hal yang sungguh luar biasa bagi mereka dapat bermain bersama orkestra ini,” kata T. Sugiarto, guru seni musik SMAK Ricci I.

Ricci Youth Orchestra diharapkan dapat menimbulkan minat di kalangan para siswa terhadap musik, khususnya musik klasik, sehingga nantinya muncul ketertarikan pada mereka untuk terlibat di dalam ekstrakurikuler orkestra. ”Kami memiliki harapan ajang ini dapat merintis jalan dan menggugah para siswa, sehingga mereka termotivasi untuk mengikuti ekstrakurikuler orkestra jika kegiatan ini diadakan oleh sekolah di masa mendatang,” Riki Rahardja Wirja, Kepala Sekolah SMAK Ricci I menegaskan.

Ricci Youth Orchestra mengiringi SMAK Ricci I Choir melantunkan lima buah lagu, yaitu : ”Ave Verum”, ”Sing”, ”For The Beauty”, ”Rayuan Pulau Kelapa”, dan ”Mars Ricci’. ”’Ave Verum’ merupakan gubahan W.A. Mozart untuk menghormati Hati Kudus Yesus, sedangkan lagu ’Sing’ dipilih untuk menggambarkan keceriaan para remaja, adapun lagu ’For The Beauty’ dan’Rayuan Pulau Kelapa’ dipersembahkan oleh para siswa SMAK Ricci I untuk menggambarkan keindahan dan kecintaan mereka terhadap bumi pertiwi, negeri nyiur melambai Indonesia.” tutur T. Sugiarto. ”Sedangkan lagu ’Mars Ricci’ dipersembahkan di akhir acara, dengan tujuan mengingatkan para insan Ricci, khususnya para siswa, bahwa acara malam kesenian 2012 ini merupakan karya bersama, hasil penyatuan daya seluruh insan Ricci, baik para guru, para siswa, orangtua/wali murid, yayasan dan juga alumni, semoga para siswa juga semakin termotivasi untuk memberikan karya-karya yang lebih besar dalam membangun negeri tercinta Indonesia di masa sekarang dan masa mendatang,” sesepuh Ricci ini menambahkan.

Sajian kelompok tari pagelaran SMAK Ricci I turut juga menyemarakkan acara kesenian malam itu. ”Tari yang kami bawakan mengekspresikan kehidupan masyarakat Indonesia pada awal abad keduapuluh yang ceria dan menghayati setiap momen kehidupan yang dijalaninya,” kata Diana Natalia (XI.I). Keindahan koreografi, dibalut busana panggung dan penataan cahaya yang megah memukau para penonton, ”Sungguh luar biasa, tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata, tak terbayangkan luapan sukacita yang menyelimuti kami, menyadari bahwa para penonton sangat terhibur dengan panampilan kami malam itu,” tutur Vity (X.3) seorang anggota tari pagelaran penuh rasa haru. (Andreas Purwo Santoso)

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved