Tribunners / Citizen Journalism
Omotenashi Menggunakan Teori Marketing 8:2
Dengan filosofi Omotenashi, Jepang berhasil merebut tempat itu untuk Olimpiade tahun 2020.
Dengan demikian sebenarnya pelayanan yang diberikan siapa pun, termasuk dari bawahan (staf) sebagai upaya menjalankan profesi mereka, mungkin jangan sampai dianggap sebagai rutinitas belaka. Jangan menganggap sebagai kerja belaka, tetapi hati pun harus melayani dengan baik sehingga pelayanan sepenuh hati terjadi di lapangan pada praktek sehari-hari.
Kalau pelayanan sepenuh hati dilakukan, dari hati terdalam kita sendiri, maka bukan hanya bekerja dengan nyaman dan enak bisa kita rasakan, tetapi juga tamu yang kita hadapi juga akan sangat puas karena benar-benar merasakan pelayanan sepenuh hati kita tersebut. Respon cepat pun bisa kita berikan kepada tamu, bahkan bisa lebih awal dari yang diduga tamu sebelumnya. Itulah Omotenashi.
Semoga Indonesia bisa menerapkan Omotenashi ini dalam menyambut para tamu yang hadir menjelang Asian Games 2018 mendatang.
*) Koordinator Forum Ekonomi Jepang-Indonesia (JIEF) berdomisili di Tokyo, Jepang selama 23 tahun.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20141013_122803_sambutan-dengan-senyum-sepenuh-hati-bagi-semua-tamu-yang-hadir.jpg)