Blog Tribunners
Lawan Hipertensi Menggunakan Rebung
Rebung adalah tanaman yang dimanfaatkan batangnya sebagai makanan.
TRIBUNNERS - Rebung adalah tanaman yang dimanfaatkan batangnya sebagai makanan.
Rebung merupakan bambu muda yang memiliki bentuk seperti taring badak. Tidak semua masyarakat Indonesia tahu bahwa rebung bisa dijadikan pendamping makanan, tapi tidak semua rebung dapat dikonsumsi.
Salah satu rebung yang tidak dapat dikonsumsi yakni rebung bambu apus yang memiliki kadar asam sianida yang tinggi yang dapat menyebabkan orang yang mengonsumsinya menjadi mabuk.
Asam sianida ini keluar dari jaringan rebung ketika proses pemasakan. Sehingga untuk mengonsumsi rebung, harus memperhatikan proses pengolahannya.
Menurut Winarno dalam bukunya yang berjudul Rebung : Teknologi dan Pengolahan yakni bagian tengah, atas dan bawah memiliki histologis yang berbeda.
Bagian ujung atas mengandung lemak 800 mg/100 gram rebung segar. Asam lemak utama adalah palmitat, linolenat dan linoleat.
Asam organik dalam rebung bambu dari jenis dendrocalamus asper adalah asam oksalat yaitu 462 mg/100 gram pada bagian dasarnya. Asam sitrat lebih banyak di bagian atas sedangkan bagian bawah banyak mengandung asam malat.
Menurut Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI (1981), nilai gizi rebung cukup baik, dimana setiap 100 gram rebung mengandung 27 kkal energi, 2.6 g protein, 0.3 g lemak, 5.2 g karbohidrat, 13 mg kalsium, 59 mg fosfor, 0.5 mg besi, 20 SI Vitamin A, 0.15 mg Vitamin B1 dan 4 mg Vitamin C. Selain itu, komposisi rebung mentah mengandung serat kasar, abu serta unsur-unsur mineral lain seperti riboflavin, niasin, thiamin, kalsium, dan besi dalam jumlah kecil.
Kandungan protein, karbohidrat dan lemak pada rebung sama halnya dengan sayuran lain pada umumnya. Namun, pada rebung kandungan kaliumnya lebih tinggi. Kandungan kalium yang tinggi ini dapat menurunkan tekanan darah pada tubuh.
Kalium dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Hal ini karena kalium mempunyai fungsi dalam mengatur tekanan darah sehingga sangat penting bagi penderita hipertensi untuk memperhatikan asupan makanan yang mengandung kalium.
Kalium ini jika dikonsumsi dengan jumlah yang cukup dapat membantu ginjal untuk menyaring dan mengeluarkan natrium dalam darah yang berdampak secara tidak langsung dapat menurunkan tekanan darah.
Karena darah yang mengandung natrium tinggi inilah yang menyebabkan penyakit hipertensi. Sehingga untuk menghindari resiko hipertensi, harus menghindari atau meminimalkan konsumsi natrium, jika tidak, alternatif lainnya yakni mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium, seperti rebung yang kandungan kaliumnya tinggi.
Pada 120 gram rebung memiliki kurang lebih 1/5 dari kebutuhan harian tubuh akan mineral kalium. Hal ini dapat menurunkan resiko hipertensi.
FSANZ (2005) dikutip Syamsixman (2013) menyatakan bahwa rebung merupakan bahan makanan sumber kalium yang baik.
Asupan kalium yang cukup dapat menurunkan tekanan darah sehingga dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gulai-asam-rebung_20160124_150113.jpg)