Tribunners / Citizen Journalism

Pilpres 2019

Jokowi, Prabowo dan Kuda Tunggangan

Jokowi menaiki kuda putih bernama Salero, Prabowo menaiki kuda cokelat bernama Principe.

Jokowi, Prabowo dan Kuda Tunggangan
TRIBUNNEWS.COM
Presiden Jokowi bersama Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

HTI kini dalam kondisi mati suri bahkan zombie, sehingga butuh Prabowo untuk menghidupkannya kembali bila kelak menjadi Presiden. Sebaliknya bila Prabowo kalah, maka HTI akan menjadi mumi untuk minimal lima tahun ke depan.

Meski berkali-kali mengelak dikaitkan dengan HTI, termasuk dalam kampanyenya di Manado, Minggu (31/3/2019), namun dalam kampanye Prabowo itu berkibar Al Liwa, bendera yang diidentikkan dengan HTI.

Ustaz Bachtiar Nashir kemudian mengulangi klaimnya itu dalam kampanye Prabowo-Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4), dengan menyebut mereka yang menuduh Prabowo hendak mendirikan khilafah adalah “tolol”.

Mungkin saja Prabowo memanfaatkan HTI hanya untuk kepentingan pilpres, karena bila mengacu pada latar belakangnya yang TNI dengan Sapta Marga-nya, serta statemen-statemennya yang Pancasilais dan patriotis, nyaris tidak mungkin Prabowo akan membiarkan berdirinya negara khilafah. HTI hanya dipakai Prabowo sebagai kuda tunggangan sesaat.

Lalu, apa kuda tunggangan Jokowi? Antara lain mereka yang menolak ide negara khilafah.

Mereka itulah silent majority (mayoritas diam)? Apakah mereka para keturunan dan simpatisan PKI?

Bisa jadi, tapi tidak seluruhnya. Faktanya, para penganut Islam moderat banyak yang mendukung Jokowi.

Apakah bila Jokowi menang lalu PKI akan bangkit dari kuburnya? Belum tentu, bahkan bisa dikatakan mustahil.

Sebab, PKI sudah dibubarkan melalui Ketetapan MPRS No XXV/MPRS/1966, dan kini tak ada lagi lembaga negara yang berwenang mencabut Ketetapan MPRS, termasuk Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI sendiri.

Kalau memang mau menghidupkan PKI, bukankah peluang Jokowi terbuka sejak terpilih menjadi Presiden pada 2014? Mengapa harus menunggu terpilih kembali?

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved