Tribunners / Citizen Journalism

'Cinta Segitiga' Dua Jenderal

Didampingi Kepala BPBD Palopo, Anthonius Dengen, Judas Amir bercerita kondisi Palopo yang acap dilanda banjir dan longsor.

'Cinta Segitiga' Dua Jenderal
Ist/Tribunnews.com
Kepala BNPB Doni Monardo (kiri). 

Judas Amir menjawab, “Pohon-pohon trembesi tumbuh bagus dan rindang.”

“Tahu, siapa yang menanam pohon-pohon trembesi itu?” tanya Doni lagi.

“Yang menanam pak Dandim waktu itu, namanya Letkol Marga Taufiq,” jawab Judas lagi.

“Bapak tahu nggak, bibit-bibit trembesi itu dari saya,” kata Doni, sambil mengisahkan peristiwa yang terjadi 15 tahun lalu, tepatnya tahun 2005.

Obrolan di ruang kerja Doni Monardo pun menjadi makin cair.

Doni antusias sekali berbicara tentang pohon trembesi.

Siapa sangka, pertemuan Judas Amir dan Doni Monardo, mengguratkan memori lama.

Bukan hanya memori, tetapi juga petuah sarat nilai kearifan lokal. Ibarat pepatah, gajah mati meninggalkan gading, manusia pun akan meninggalkan jejak-jejaknya.

Gading adalah warisan gajah. Manusia mewariskan apa?

Nah, berbicara tentang warisan, nama dua ini patut disebut secara takzim.

Baca: Wapres JK Tinjau Pembangunan Huntap Korban Gempa dan Tsunami Palu

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved