Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Virus Corona

Covid Melonjak, Ada Rencana Lockdown?

Kabar beredar di medsos, pemerintah pusat akan melockdown Jawa dan Bali. Benarkah? siapkah negara menanggung kebutuhan hidup rakyat ?

hearingreview
Ilustrasi virus corona 

Penulis : Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Covid melonjak. Perhari sempat di atas 21.000 yang terinveksi. Terbanyak di dunia. Disusul Rusia, lalu Iran.

Menurut World o Metter, Indonesia masuk empat besar terparah. Dengan 2,1 juta terinveksi, dan 57,561 yang mati (29/6/2021).

Dengan catatan bahwa jumlah tes PCR di Indonesia masih berada dibawah standar Who yaitu 1000 per 1 juta orang dalam sepekan. Soal data memang sering terjadi mis-kalkulasi.

Hanya Jakarta yang memenuhi standar WHO. Tahun 2020 bahkan tes PCR DKI Jakarta empat kali lipat di atas standar WHO.

Saat ini, tes PCR di Jakarta perhari di atas 20.000. Dengan penduduk 10 juta, berarti berkali-kali lipat dari standar WHO.

Jika tes PCR di Indonesia disesuaikan dengan standar WHO, tentu angkanya bisa di atas 20.000 yang terpapar setiap harinya. Artinya, ini jauh lebih mengkhawatirkan.

Meski rakyat nampaknya cuek, mungkin karena sudah bosan, lelah, dan sebagian putus asa, tapi pemerintah terlihat cukup khawatir. 

Program PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) selama ini terbukti belum terlalu efektif.

Mungkin bukan programnya yang buruk, tapi implementasinya di lapangan yang kurang maksimal. Program bagus, tapi jika tidak konsisten di tingkat implentasi, tentu tidak akan efektif.

Baca juga: Ketua Satgas IDI: Tidak Ada Kata Terlambat Lakukan Lockdown Segera

Halaman
123
Editor: Theresia Felisiani
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved