Tribunners / Citizen Journalism
Polisi yang Dibenci Sekaligus yang Dicintai
Jika di era Pemilu 2014 dan 2019, Partai Gerindra yang selalu kalah gemar menggunakan istilah TSM, maka tahun ini giliran PDIP
Editor:
Dodi Esvandi
Nah, lontaran elit PDIP ini jangan-jangan akumulasi kekecewaan pada institusi Polri.
Saya yakin pernyataan elit politik ini belum tentu subyektif, bisa jadi sekadar rengek para petarung yang tak siap kalah.
Namun apa pun itu, rengekan elit PDIP itu bergema keras di ruang publik sosial.
Jika peka, petinggi Polri mestinya tanggap, karena untuk memulihkan citra yang telanjur tercoreng, butuh biaya sosial yang mahal pula.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Kapolda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Personel Bawa Senjata Api dalam Pengamanan Aksi Buruh |
![]() |
---|
Bripka Erick, Polisi Subang yang Dedikasikan Diri Dampingi ODGJ lewat Mengaji |
![]() |
---|
Pengamat: Jika UGM Lindungi Jokowi Terus Bisa Coreng Kredibilitas Kampus & Kepercayaan Publik Turun |
![]() |
---|
Aksi Buruh di DPR, Polisi Jamin Pengamanan Tertib dan Aman |
![]() |
---|
Guru Besar Hukum UII Soroti UGM dan Polisi yang Tak Pernah Tunjukkan Dokumen Ijazah Asli Jokowi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.