Tribunners / Citizen Journalism
Membaca Arah Baru Industri Maritim, Sinergi dan Efisiensi sebagai Pilar Utama
Industri maritim RI catat pertumbuhan freight forwarding 14,4?n hinterland efisien, perkuat konektivitas dan sinergi logistik.
Joko Noerhudha
Pejabat di sektor maritim Indonesia
President director
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL)
Okt 2021 - Sekarang
PT Pelabuhan Indonesia III
General Manager - Port of Tanjung Perak
Mar 2016 - Des 2017
Head, Corporate strategic planning bureau
Nov 2013 - Mar 2016
Senior Manager, Port Engineering
Jul 2012 - Okt 2013
Engineering Manager - Port of Tanjung Emas
Okt 2011 - Jul 2012
Assistant Senior Manager, Port Engineering
Sep 2010 - Okt 2011
Engineering Manager - Port of Kotabaru
Apr 2009 - Sep 2010
TRIBUNNEWS.COM - Industri maritim Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada efisiensi.
Di tengah tantangan global seperti fluktuasi logistik, digitalisasi rantai pasok, dan tekanan biaya operasional, pelaku industri dituntut untuk tidak hanya adaptif, tetapi juga kolaboratif.
Arah baru ini ditandai oleh integrasi layanan pelabuhan dan hinterland (kawasan penunjang logistik di luar pelabuhan).
Digitalisasi sistem distribusi dan pelaporan. Konektivitas multimoda yang menghubungkan laut, darat, dan kawasan industri secara seamless.
Sinergi dan efisiensi menjadi pilar utama industri maritim karena keduanya mampu menurunkan biaya logistik, mempercepat distribusi, dan menciptakan ekosistem pelabuhan yang terintegrasi dan kompetitif secara global.
Sinergi antar pelaku—pelabuhan, transportasi darat, kawasan industri, dan pemerintah—menciptakan konektivitas yang seamless.
Tanpa sinergi, distribusi barang akan terhambat oleh tumpang tindih kewenangan dan sistem yang tidak terintegrasi.
Negara dengan sistem maritim yang terkoordinasi lebih mampu bersaing dalam perdagangan internasional.
Sinergi memungkinkan pelabuhan terhubung langsung dengan pusat industri, sehingga mempercepat arus barang dan menurunkan biaya logistik.
Kolaborasi lintas sektor membuka ruang bagi inovasi teknologi, digitalisasi pelabuhan, dan penggunaan sistem ramah lingkungan yang memperkuat keberlanjutan industri.
Efisiensi juga memegang peranan krusial, karena menurunkan biaya logistik.
Efisiensi dalam bongkar muat, pengelolaan kontainer, dan sistem pelaporan dapat memangkas biaya operasional secara signifikan.
Di Indonesia, biaya logistik yang tinggi masih menjadi tantangan utama.
Pelabuhan yang efisien mampu melayani lebih banyak kapal dan kontainer dalam waktu lebih singkat, meningkatkan throughput dan kepuasan pelanggan.
Efisiensi memungkinkan pemanfaatan aset seperti jalan tol akses pelabuhan, kawasan hinterland, dan terminal logistik secara optimal, tanpa perlu ekspansi besar-besaran.
Hal ini terbukti pada tahun ini dengan mencatatkan capaian positif.
Realisasi volume freight forwarding hingga Agustus 2025 tercatat 98.360 box, tumbuh 14,44 persen (y-o-y) dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 85.950 box.
Kinerja ini ditopang oleh peningkatan layanan trucking, terutama di wilayah Palembang dan Lampung, yang berhasil mencapai 101,96?ri RKAP Agustus 2025.
Capaian ini menunjukkan efektivitas dalam memperkuat jaringan distribusi dan transportasi yang semakin efisien, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan sejalan dengan visi perusahaan untuk menghadirkan solusi terbaik yang terintegrasi.
Pada klaster Pengembangan Hinterland, tingkat okupansi tercatat sebesar 82,72?ri total kapasitas 34.158 m⊃2;, atau 102,81?ri target RKAP.
Hasil ini menegaskan posisi sebagai pusat aktivitas bisnis dan sinergi layanan.
Sementara itu, trafik kendaraan di Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) juga tumbuh signifikan. Hingga Agustus 2025, total kendaraan yang melintas mencapai 8.492.728 unit, naik 10,32% (y-o-y) dibandingkan tahun sebelumnya.
Ke depan menitikberatkan pada transformasi layanan, digitalisasi sistem, peningkatan konektivitas multimoda, integrasi hinterland, serta penguatan manajemen risiko dan keuangan.
Pencapaian ini menjadi pondasi penting dan menciptakan value creation berkelanjutan melalui inovasi dan efisiensi.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Industri-maritim-Indonesia-mencatat-pertumbuhan-freight-forwarding-dan-hinterland.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.