Sabtu, 9 Mei 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Membaca Arah Baru Industri Maritim, Sinergi dan Efisiensi sebagai Pilar Utama

Industri maritim RI catat pertumbuhan freight forwarding 14,4?n hinterland efisien, perkuat konektivitas dan sinergi logistik.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
ISTIMEWA
Industri maritim Indonesia mencatat pertumbuhan freight forwarding dan hinterland, dorong efisiensi dan sinergi pelabuhan. 

Joko Noerhudha

Pejabat di sektor maritim Indonesia

President director

PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL)

Okt 2021 - Sekarang

PT Pelabuhan Indonesia III

General Manager - Port of Tanjung Perak

Mar 2016 - Des 2017

Head, Corporate strategic planning bureau

Nov 2013 - Mar 2016

Senior Manager, Port Engineering

Jul 2012 - Okt 2013

Engineering Manager - Port of Tanjung Emas

Okt 2011 - Jul 2012

Assistant Senior Manager, Port Engineering

Sep 2010 - Okt 2011

Engineering Manager - Port of Kotabaru

Apr 2009 - Sep 2010

TRIBUNNEWS.COM - Industri maritim Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada efisiensi. 

Di tengah tantangan global seperti fluktuasi logistik, digitalisasi rantai pasok, dan tekanan biaya operasional, pelaku industri dituntut untuk tidak hanya adaptif, tetapi juga kolaboratif.

Arah baru ini ditandai oleh integrasi layanan pelabuhan dan hinterland (kawasan penunjang logistik di luar pelabuhan).

Digitalisasi sistem distribusi dan pelaporan. Konektivitas multimoda yang menghubungkan laut, darat, dan kawasan industri secara seamless.

Sinergi dan efisiensi menjadi pilar utama industri maritim karena keduanya mampu menurunkan biaya logistik, mempercepat distribusi, dan menciptakan ekosistem pelabuhan yang terintegrasi dan kompetitif secara global.

Sinergi antar pelaku—pelabuhan, transportasi darat, kawasan industri, dan pemerintah—menciptakan konektivitas yang seamless.

Tanpa sinergi, distribusi barang akan terhambat oleh tumpang tindih kewenangan dan sistem yang tidak terintegrasi.

Negara dengan sistem maritim yang terkoordinasi lebih mampu bersaing dalam perdagangan internasional.

Sinergi memungkinkan pelabuhan terhubung langsung dengan pusat industri, sehingga mempercepat arus barang dan menurunkan biaya logistik.

Kolaborasi lintas sektor membuka ruang bagi inovasi teknologi, digitalisasi pelabuhan, dan penggunaan sistem ramah lingkungan yang memperkuat keberlanjutan industri.

Efisiensi juga memegang peranan krusial, karena menurunkan biaya logistik.

Efisiensi dalam bongkar muat, pengelolaan kontainer, dan sistem pelaporan dapat memangkas biaya operasional secara signifikan. 

Di Indonesia, biaya logistik yang tinggi masih menjadi tantangan utama.

Pelabuhan yang efisien mampu melayani lebih banyak kapal dan kontainer dalam waktu lebih singkat, meningkatkan throughput dan kepuasan pelanggan. 

Efisiensi memungkinkan pemanfaatan aset seperti jalan tol akses pelabuhan, kawasan hinterland, dan terminal logistik secara optimal, tanpa perlu ekspansi besar-besaran.

Hal ini terbukti pada tahun ini dengan mencatatkan capaian positif.  

Realisasi volume freight forwarding hingga Agustus 2025 tercatat 98.360 box, tumbuh 14,44 persen (y-o-y) dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 85.950 box. 

Kinerja ini ditopang oleh peningkatan layanan trucking, terutama di wilayah Palembang dan Lampung, yang berhasil mencapai 101,96?ri RKAP Agustus 2025.

Capaian ini menunjukkan efektivitas dalam memperkuat jaringan distribusi dan transportasi yang semakin efisien, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan sejalan dengan visi perusahaan untuk menghadirkan solusi terbaik yang terintegrasi.

Pada klaster Pengembangan Hinterland, tingkat okupansi tercatat sebesar 82,72?ri total kapasitas 34.158 m⊃2;, atau 102,81?ri target RKAP.

Hasil ini menegaskan posisi sebagai pusat aktivitas bisnis dan sinergi layanan. 

Sementara itu, trafik kendaraan di Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) juga tumbuh signifikan. Hingga Agustus 2025, total kendaraan yang melintas mencapai 8.492.728 unit, naik 10,32% (y-o-y) dibandingkan tahun sebelumnya.

Ke depan menitikberatkan pada transformasi layanan, digitalisasi sistem, peningkatan konektivitas multimoda, integrasi hinterland, serta penguatan manajemen risiko dan keuangan.

Pencapaian ini menjadi pondasi penting dan menciptakan value creation berkelanjutan melalui inovasi dan efisiensi.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved