Tribunners / Citizen Journalism
Pesantren: Warisan Peradaban, Pilar Transformasi Bangsa
Pesantren harus dihormati dan dievaluasi proporsional. Narasi publik tak boleh menyederhanakan peran dan tanggung jawabnya.
- Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi VIII Periode 2024-2029
- Wakil Bupati Cirebon ke-5 Masa jabatan 17 Oktober 2017 – 20 September 2018
Lahir
Bandung, Jawa Barat, Indonesia 20 Desember 1976 (umur 48)
Partai politik
PDI-P
Almamater
Universitas Padjajaran
Pekerjaan
Politikus
TRIBUNNEWS.COM - Di tengah meningkatnya perbincangan publik dan desakan untuk memboikot salah satu stasiun televisi nasional akibat pemberitaan yang dianggap melabeli pesantren secara tidak proporsional, saya menyerukan agar masyarakat menyikapi persoalan ini dengan kepala dingin dan pandangan yang berimbang.
Pesantren adalah warisan peradaban yang telah memainkan peran penting dalam perjalanan bangsa, baik dalam pendidikan, sosial, maupun kebudayaan.
Pesantren bukan sekadar lembaga keagamaan, tapi ruang pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan. Ia menjadi bagian dari denyut sejarah Indonesia jauh sebelum republik ini berdiri.
Namun, saya juga menegaskan bahwa penghormatan terhadap pesantren tidak boleh menutup ruang evaluasi.
Kita perlu menempatkan pesantren secara proporsional. Ada hal-hal yang patut dibanggakan, tapi juga ada aspek yang perlu diperbaiki. Setiap lembaga, termasuk pesantren, harus terus berbenah agar relevan dengan tantangan zaman.
Saya menilai pelabelan negatif terhadap pesantren dalam pemberitaan adalah bentuk penyederhanaan yang berlebihan. Kita perlu berhati-hati dalam membuat narasi publik.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-VIII-DPR-RI-dari-Fraksi-PDIP-Selly-Andriany-Gantina-100.jpg)