Selasa, 28 April 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Indonesia Dilirik Dunia Lewat Kinerja Logistik

Logistik Indonesia tumbuh 13,95%. Dunia melirik pelabuhan nasional sebagai tulang punggung ekspor dan industri.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Glery Lazuardi
TRIBUN/HO
TERMINAL PETIKEMAS - Kinerja logistik Indonesia melesat, pelabuhan nasional jadi sorotan dunia sebagai penggerak ekspor dan industri. TRIBUNNEWS/HO 

Rike Pramestie Wulandary

  • Corporate Secretary IPC Terminal Petikemas April 2024-Sekarang
  • Secretary of Board of Commissioners Januari 2023-Sekarang
  • Pengalaman di PT Pengembang Pelabuhan Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia dan PT Pertamina 

Riwayat Pendidikan

  • Universitas Trisakti S1 Fakultas Hukum Jurusan Hukum Bisnis 2000-2004
  • S2 Monash University Jurusan Hukum Bisnis Internasional, Perdagangan dan Komersial 

TRIBUNNEWS.COM - Indonesia dilirik dunia melalui kinerja logistik. Ini merupakan refleksi dari transformasi nyata yang terjadi di sektor pelabuhan dan rantai pasok nasional. 

Di tengah dinamika perdagangan global, Indonesia menunjukkan bahwa logistik bukan lagi titik lemah, melainkan kekuatan strategis yang menarik perhatian dunia.

Logistik bukan lagi sekadar urusan pengiriman barang, tetapi telah menjadi tulang punggung perdagangan, industri, dan konektivitas nasional.

Ketika sektor ini tumbuh, Indonesia tidak hanya lebih terhubung secara internal, tetapi juga lebih kompetitif di mata dunia.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki posisi geografis yang sangat strategis di jalur perdagangan internasional.

Pelabuhan-pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, Belawan, dan Tanjung Perak menjadi titik transit penting dalam arus barang global.

Logistik yang efisien memungkinkan Indonesia memaksimalkan potensi ini sebagai hub maritim regional.

Indonesia mampu memaksimalkan potensinya sebagai hub maritim regional karena kombinasi dari faktor geografis, infrastruktur pelabuhan yang terus berkembang, dan peran strategis dalam rantai pasok global. 

Indonesia berada di jalur pelayaran internasional yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik. Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Lombok adalah jalur vital perdagangan dunia.

Posisi ini menjadikan Indonesia sebagai titik transit alami bagi kapal-kapal dari Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Indonesia memiliki lebih dari 100 pelabuhan aktif, termasuk pelabuhan besar seperti Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan, dan Makassar.

Pelabuhan-pelabuhan ini menangani jutaan TEUs per tahun dan terus ditingkatkan melalui digitalisasi dan modernisasi fasilitas.

Dengan posisi geografis yang strategis, pelabuhan yang aktif, dan kinerja logistik yang terus meningkat, Indonesia tidak hanya menjadi penghubung antar pulau, tetapi juga antar negara. 

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved