68 Tahun Pertamina: Momentum Bersih-Bersih dan Mengembalikan Kepercayaan Publik
HUT ke-68 Pertamina jadi momentum bersih-bersih mafia migas, berbenah, dan menjaga kepercayaan publik.
Ringkasan Berita:
- Perayaan HUT ke-68 Pertamina bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting untuk memperkuat pembenahan internal dan memulihkan kepercayaan publik.
- Pertamina perlu terus membersihkan diri dari praktik mafia migas, meningkatkan transparansi, serta menjaga konsistensi kinerja.
- Sebagai BUMN strategis yang memengaruhi hajat hidup masyarakat, peningkatan layanan dan tata kelola yang profesional menjadi kunci untuk mempertahankan reputasi dan memperkuat peran Pertamina dalam sektor energi nasional.
TRIBUNNEWS.COM - Pertamina, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor minyak dan gas, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68.
Perayaan ini dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk melakukan pembenahan internal dan mengembalikan kepercayaan publik.
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing, menegaskan bahwa usia ke-68 harus dimaknai sebagai titik balik bagi Pertamina untuk bersih-bersih dari praktik mafia migas yang masih menjadi tantangan serius dalam tata kelola energi nasional.
Mafia migas adalah istilah untuk jaringan atau kelompok yang melakukan praktik ilegal, manipulatif, dan koruptif dalam sektor minyak dan gas bumi (migas), mulai dari pengaturan regulasi, perdagangan, hingga distribusi.
Mereka biasanya memanfaatkan celah hukum, kekuasaan, dan monopoli untuk keuntungan pribadi atau kelompok, merugikan negara dan masyarakat
“Pertamina harus terus dibersihkan agar pengelolaan BBM berjalan lancar, tanpa kepentingan mafia migas. Kepercayaan masyarakat hanya bisa dijaga melalui transparansi, profesionalisme, dan konsistensi kinerja,” ujar Emrus pada Rabu (10/12/2025).
Menurutnya, meski Pertamina telah menunjukkan kinerja cukup baik dalam pengelolaan bahan bakar minyak (BBM), langkah perbaikan tidak boleh berhenti. Upaya berbenah harus berkelanjutan agar reputasi perusahaan tetap terjaga di mata publik.
Sebagai BUMN strategis, Pertamina memegang peran vital dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Peran vital adalah sebagai pilar utama pembangunan ekonomi Indonesia, yang tidak hanya mengejar keuntungan tetapi juga menjalankan fungsi sosial, menjaga stabilitas ekonomi, dan menyediakan layanan publik di sektor-sektor strategis.
Karena itu, perhatian publik terhadap perusahaan ini akan selalu tinggi. Emrus menekankan bahwa konsistensi dalam meningkatkan kualitas layanan dan kinerja menjadi kunci utama untuk memperkuat posisi Pertamina sebagai pengelola.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENYALURAN-BBM-Pertamina-Patra-Niaga-menyelesaikan-penyaluran-BBM-563.jpg)