Minggu, 10 Mei 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Reorientasi Reformasi Kejaksaan

Prestasi Kejaksaan menunjukkan harapan besar untuk merealisasikan komitmen Presiden dan pemerintah dalam pemberantasan korupsi. 

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Istimewa
I WAYAN SUDIRTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan, Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH, 


Oleh: Dr. I Wayan Sudirta, SH, MH

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan

Pengajar di Universitas Negeri Gusti Bagus Sugriwa Denpasar 

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa waktu ini, masyarakat dihebohkan dengan pemberitaan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap oknum Kejaksaan yang terlibat dalam kasus suap penanganan perkara di wilayah Banten dan Kalimantan Selatan.

Hal ini sungguh mengkhawatirkan di tengah tingginya harapan dan kepercayaan publik pada Kejaksaan.

Prestasi Kejaksaan terutama dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ini menunjukkan harapan besar untuk merealisasikan komitmen Presiden dan pemerintah dalam pemberantasan korupsi

Sebut saja penanganan Kejaksaan di sejumlah kasus mega-korupsi di Pertamina, PT. Timah, Kementerian Pendidikan atau kasus penanganan perkara di MA yang kerugian dan pencucian uangnya hingga triliunan rupiah. 

Tren tingkat kepercayaan publik pada Kejaksaan sebenarnya relatif menunjukkan peningkatan. 

Sebagaimana studi tingkat kepercayaan yang dilakukan oleh sejumlah institusi survei, kejaksaan pada 2020-2025 menunjukkan peningkatan daripada KPK maupun Polri.

Pada awal 2020-2021, tren tingkat kepercayaan publik kepada Kejaksaan berada pada kurang lebih 70 persen (Puslitbang Polri) dan meningkat pada tahun 2023 secara signifikan hingga 77-81 persen (Indikator Politik).

Angka ini memang sempat menurun hingga 75-76 persen pada 2024 (LSI dan Indikator Politik), namun mengalami kenaikan kecil pada 2025 yakni 76-77 persen (LSI atau Indikator Politik).

Namun begitu angka ini boleh jadi menurun di penghujung 2025 akibat beberapa insiden seperti OTT KPK pada Kajari di Banten dan Kalsel, serta beberapa permasalahan lainnya. 

Meski begitu, masyarakat tentu masih percaya dan berharap bahwa Kejaksaan menjadi salah satu institusi yang mampu tampil dalam pemberantasan Korupsi.

Masyarakat tentu mengingat bahwa dalam pidato atau pernyataan Presiden, terlihat bahwa Presiden juga mengapresiasi sejumlah prestasi pengungkapan kasus korupsi oleh Kejaksaan. 

Demikian pula, Komisi III DPR juga terus memberikan apresiasi kepada Kejaksaan yang telah secara responsif mengungkap kasus-kasus besar yang merugikan negara.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved